pon xx papua
badan pendapatan daerah
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Atasi Noise di Ruang Lomba, Panpel Pesparawi XIII Papua Datangkan Ahli Untuk Akustik Treatment

Bagikan Bagikan
Foto bersama usai rapat koordinasi antara bidang Dekorasi, Bidang Perlengkapan, Bidang Promosi Publikasi dan Dokumentasi, serta Bidang Acara di ruang rapat Sekretariat Panitia Pesparawi XIII Se-Tanah Papua (Selasa, 28/9/2021) (Foto:Panpel Pesparawi XIII)

SAPA (TIMIKA) - Ketua Umum Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se-Tanah Papua, Johannes Rettob menggelar pertemuan bersama bidang dekorasi, promosi, publikasi, dokumentasi dan bidang perlengkapan guna memantapkan persiapan dekorasi dan akustik treatment.

Berdasarkan rilis yang diterima Salam Papua dari Bidang Publikasi Panitia Pesparawi XIII, pertemuan dilangsungkan di Sekretariat Pesparawi XIII, Selasa (28/9/2021), dan diikuti oleh seluruh koordinator bidang terkait.

Usai pertemuan, kepada awak media Johannes Rettob mengatakan, pertemuan ini membahas segala hal yang perlu dipersiapkan agar koordinasi antar bidang dapat terlaksana dengan baik.

“Disepakati bahwa bidang dekorasi bertugas mendekorasi di dalam ruangan dan sekitar gedung. Sementara, bidang promosi bertugas di bagian luar sepanjang kota Timika,” katanya.

Ia menambahkan, untuk dekorasi akan dilaksanakan sesudah pelaksanaan PON XX Papua. Dekorasi dalam gedung akan disediakan photo booth dan yang terpenting adalah akustik treatment.

“Akustik treatment ditangani bersama oleh tiga bidang. Bidang perlengkapan menyiapkan gedung, akustik treatment untuk paduan suara supaya terdengar dengan baik sehingga perlu kerjasama perlengkapan dan dekorasi supaya suara bagus,” tuturnya.

Guna memastikan akustik treatment dapat ditangani dengan baik, John mengungkapkan akan mendatangkan dua orang ahli dari Jakarta.

“Mereka akan tiba di Timika tanggal 30 September untuk survey. Ada tiga venue nanti yang digunakan yakni Gereja Diaspora, venue futsal dan billyar tapi kemungkinan juga pakai venue basket (sebagai alternatif pengganti venue billyar)," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Pelatih LPPD Kabupaten Mimika sekaligus Koordinator Pelatih Paduan Suara Dewasa Campuran Mimika, Petrus Kanisius Mitakda menjelaskan, akustik treatment akan sangat berpengaruh terhadap suara paduan suara saat bernyanyi, agar tidak bergema.

“Diharapkan akustik yang dihasilkan bagus. Akustik dipasang sedemikian agar dapat membatasi kebisingan atau noise yang muncul dari suara entah paduan suara maupun solo sehingga diharapkan pemasangn ini dibuat seprofesional mungkin sehingga saat penjurian hal tersebut (noise, Red) tidak terjadi,” harapnya. (Jimmy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar