pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Banyak Orang Toraja jadi Korban di Wilayah Pegunungan, Ketua IKT Papua Ajak Warganya Introspeksi Diri

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE, MH menyerahkan doke (tombak) sebagai simbol kepemimpinan kepada Ketua IKT Mimika Periode 2021-2026, Yusuf Rombe Pasarrin, SE saat acara pelantikan Pengurus IKT Mimika di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Timika, Papua (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Dr. Drs. Edie Rantetasak, MM mengajak seluruh masyarakat Toraja di Papua mengintropeksi diri mengingat banyak orang Toraja yang jadi korban kekerasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di daerah-daerah yang ada di wilayah pegunungan Papua.

Ajakan ini ia sampaikan dalam sambutannya saat acara pelantikan pengurus IKT Mimika Periode 2021-2026 di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Timika, Papua.

Menyikapi persoalan yang terjadi hari-hari ini, ia melihat dan prihatin dengan kondisi yang terjadi khususnya di wilayah pegunungan Papua yang mana lebih banyak orang Toraja yang jadi korban.

“Ada apa di balik semunya itu? Apakah karena orang Toraja terlalu berani melayani sampai di kampung-kampung? Padahal saya pikir itu adalah pelayanan yang murni yang kita lakukan tapi kita harus introspeksi mungkin ada yang salah yang kita lakukan, pola pendekatan kita yang keliru,” pesannya.

Ia mengatakan, banyak orang Toraja yang menjadi korban di wilayah pegunungan di Papua mungkin karena masyarakat Toraja kurang membangun keharmonisan dengan masyarakat Papua dan masyarakat lain. Meskipun demikian ia mengajak masyarakat Toraja tetap semangat dan harus menjadi subjek pembangunan di segala bidang.

“Kita harus melakukannya apapun itu tantangannya dan terbukti kita semua memang diakui adalah pekerja ulung, pekerja keras dan kita orang-orang yang mumpuni,” ujarnya. 

Ia berpesan kepada semua warga Toraja di Timika untuk meninggalkan sikap egoisme. Walaupun sudah ada kelompok-kelompok arisan, kerukunan-kerukunan namun tidak melupakan IKT sebagai induk organisasi. 

“Mari kita besarkan IKT ini karena itulah Tongkonan kita. Ini gedung tapi Tongkonan yang sesungguhnya itu adalah Ikatan Keluarga Toraja. Kalau ini gedung Tongkonan, di mana kita bersekutu oleh karena itu saya berharap kita akan selalu membangun kebersamaan kerukunan,  bantu pemerintah untuk mewujudkan visi dan misi dalam mewujudnyatakan pembangunan dan bantu aparat keamanan untuk mewujudkan Kamtibmas. Nah itu kalau kita lakukan maka kesejahteraan pasti akan terwujud,” ujarnya.

Pada kesempatan itu ia mengucapkan terima kasih untuk semua pengurus IKT Mimika yang telah bertugas pada periode sebelumnya.

Dia juga mengimbau kepada pengurus yang baru agar dalam kepengurusan lima tahun ke depan ada loyalitas namun bertindak tidak melampui batas dan bijak dalam menggunakan Medsos.

“Kalau ada sesuatu yang perlu didiskusikan mari didiskusikan jangan dibawa di grup WA atau facebook. Hindari itu karena sangat merusak Citra kita. Terlebih saudara-saudariku anak-anak muda jangan terlalu cepat membuat statement di Medsos karena itu bisa membuat kegaduhan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua IKT Mimika Periode 2021-2026, Yusuf Rombe Pasarrin, SE mengatakan IKT merupakan organisasi sosial kekeluargaan kemasyarakatan yang sangat penting bagi seluruh masyarakat Toraja yang berada di daerah perantauan, secara khusus masyarakat toraja yang berdomisili di Kabupaten Mimika.

Melalui organisasi inilah kekeluargaan kebersamaan antara orang Toraja yang berada di daerah Rantau khususnya Kabupaten Mimika dapat terjalin dengan baik dan saling mengenal satu dengan yang lainnya.

Melalui organisasi ini juga dapat memberikan informasi-informasi seputar perkembangan masyarakat Toraja di Kabupaten Mimika.

“Oleh karena itu saya selaku ketua IKT Kabupaten Mimika mengajak kepada kita semua pengurus IKT periode 2021-2026 dapat bekerja bersama-sama, bahu-membahu saling menopang, mendukung dan melanjutkan tongkat estafet ini yang telah dirintis terlebih dahulu oleh orang-orang tua kita ,” ujarnya.

Pada kesempatan itu ia mengajak masyarakat Toraja menjadikan IKT sebagai organisasi modern, organisasi yang kuat dan bermartabat sebagai organisasi pelopor yang mempersatukan organisasi-organisasi lain yang berada di Kabupaten Mimika. 

Terlebih khusus menjadikan IKT sebagai organisasi yang turut mengambil bagian dan berperan aktif, bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan gagasan-gagasan, ide-ide dan tantangan-tantangan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Dengan demikian Kabupaten Mimika akan terus berkembang dan maju sehingga menjadi kota terfavorit di Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Eltinus Omelang, kepada Bapak Ketua IKT Provinsi Papua, kepada tua-tua Toraja kepada panitia dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.

Kemudian Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE, MH dalam sambutannya mengatakan, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjalin kerjasama, merangkul semua kalangan masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika tanpa membedakan etnis, agama dan latar belakang.

Pada kesempatan itu Ia mengucapkan selamat kepada pengurus yang terpilih dan ia berharap semoga dengan kepengurusan yang ada organisasi ini akan lebih berkembang, dan mampu menghasilkan berbagai kinerja yang sejalan dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Selain itu besar pula harapan kami agar ketua yang terpilih dapat menjadi sosok pemimpin yang mengayomi semua anggota dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dia percaya bahwa pengurus yang baru ini merupakan orang-orang yang benar mau dan mampu bekerja, memiliki wawasan, dedikasi serta motivasi yang tinggi untuk kemajuan bersama.

Diharapkan kepengurusan ini mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik sesuai dengan visi dan misi pengurusan kerukunan atau paguyuban yang ada di Kabupaten Mimika dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam rangka merealisasikan pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Acara pelantikan itu ditandai dengen pemasangan topi adat toraja dari Bupati Mimika kepada ketua IKT Mimika Periode 2021-2026, Yusuf Rombe Pasarrin, SE , kemudian penyerahan doke (tombak) sebagai simbol kepempimpinan dari Pengurus IKT Mimika Demisioner, Yan Sampe Rumengan kepada Bupati Mimika selanjutnya Bupati Mimika menyerahkan kepada ke ketua IKT Mimika yang baru. Acara itu dimeriahkan dengan tarian pagelu dan tarian kreasi Papua.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekda Mimika, Michael Gomar, Ketua DPRD Mimika, Alex Tsenawatme, sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Mimika dan tamu undangan lainnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar