BPD Papua: Dua Karyawan BPD Papua Kiwirok Dievakuasi ke Jayapura

Bagikan Bagikan

KKB pimpinan Lamek Tablo diduga bakar sejumlah fasilitas umum dan rumah warga di Kiwirok. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Dua karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua Kantor Kas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin pagi, dievakuasi langsung ke Sentani setelah kantornya terbakar. 

Memang benar dua karyawan BPD Papua saat ini sudah dievakuasi dengan menggunakan pesawat milik AMA, kata Direktur Operational BPD Papua Isak Wopari kepada Antara, Senin di Jayapura. 

Diakui, dari laporan yang diterima kantor kas BPD Papua yang ada di Kiwirok terdapat tiga karyawan namun satu orang diantaranya sedang berada di Oksibil. 

Karena itulah hanya dua karyawan yang dievakuasi ke Sentani dan kini kantor yang dibangun Pemda Pegunungan Bintang setelah kantor sebelumnya dibakar beberapa tahun yang lalu, kembali hangus terbakar. 

Dengan adanya insiden tersebut maka untuk sementara seluruh karyawan BPD Papua ditarik ke Oksibil sampai waktu yang tidak ditentukan, kata Wopari.   

KKB pimpinan Lamek Tablo diduga bakar fasilitas umum 

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Tablo diduga membakar sejumlah fasilitas umum yang ada di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

Dandim 1715 Yahukimo Letkol Inf Christian Irreuw kepada ANTARA yang dihubungi dari Jayapura , Senin siang mengakui, KKB pimpinan Lamek Tablo selain melakukan pembakaran sempat baku tembak dengan aparat keamanan yang bertugas di Kiwirok. 

Seorang prajurit dari Yonif 403/WP yang tergabung dalam satgas pengamanan perbatasan terluka akibat terkena rekoset atau pantulan peluru yang ditembakan di lengan sebelah kanan, namun kondisinya stabil. 

Memang benar Prada Ansar terluka di lengan kanan, namun kondisi stabil, kata Letkol Inf Irreuw seraya menambahkan KKB juga membakar rumah warga. 

Warga untuk sementara diamankan di pos TNI dan Polri yang ada di Kiwirok. 

KKB sebelumnya melakukan pembakaran alat berat milik PT. Wijaya Karya (WIKA) yang sedang melakukan pembangunan jalan dari Oksibil ke Towe Hitam. 

Diduga aksi yang dilakukan KKB terkait ditangkapnya dua anggota KKB yang membawa lima pucuk senjata api dari PNG, Rabu (2/9) dan saat ini kelompok tersebut diduga menuju Batom. 

"Saya sudah meminta seluruh personel TNI khususnya yang bertugas di perbatasan RI-PNG meningkatkan kesiapsiagaannya," tutur Letkol Inf Christian Irreuw. 

Kiwirok dan Batom merupakan salah satu distrik di Pegunungan Bintang yang berbatasan dengan PNG. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar