pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Bupati Mimika: Kesuksesan PON XX Akan Mengangkat Harkat dan Martabat Masyarakat Papua

Bagikan Bagikan
Bupati Mimika Eltinus Omaleng menyalakan api PON XX Papua 2021 setelah diserahkan oleh legenda atlet nasional sekaligus pemegang rekor nasional Dasalomba Yulius Uwe di Pendopo Rumah Negara Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (28/9/2021) (Foto:Humasppm/Sevianto.P)

SAPA (TIMIKA) - Kesuksesan pelaksanaan PON XX akan mengangkat harkat dan martabat rakyat Papua dalam menjawab keraguan berbagai pihak karena perhelatan pesta olahraga nasional ini dilaksanakan di tengah berbagai persoalan dan pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dalam sambutannya saat acara pelepasan Kirab Api PON XX Papua di halaman Pendopo Rumah Negara, SP 3, Timika, Papua, Selasa siang (28/9/2021).

Ia mengatakan, Api PON yang sudah tiba di Mimika melambangkan semangat, keberanian dan tanggungjawab seluruh rakyat Papua agar wajib menyukseskan jalannya PON XX di Papua.

“Kesuksesan pelaksanaan PON XX khusus di Kabupaten Mimika akan membuka mata semua pihak bahwa pembentukan Provinsi Papua Tengah dengan ibukota Timika tidak perlu diragukan lagi. Silahkan anda menilai layak atau tidak,” kata Eltinus.

Omaleng mengatakan, masyarakat Papua khususnya Mimika sedang menyaksikan sejarah bagi Papua, di mana pesta olahraga terakbar di Indonesia dilaksanakan. 

“Rakyat Papua patut berbangga karena kepercayaan yang diberikan Negara untuk menyelenggarakan PON di tengah dinamika keraguan berbagai pihak, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia,” jelasnya.

Keraguan ini ditegaskan Bupati Mimika, harus dijawab dengan bukti nyata bahwa Papua bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh masyarakat di Indonesia yang datang ke Bumi Cenderawasih.

PON di Papua, lanjutnya, bukan sekadar pesta olahraga, tetapi juga untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemerataan pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah Indonesia Timur. 

“Dengan semangat sportivitas, mari kita tunjukkan bahwa Papua juga bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam melaksanakan Pekan Olahraga Nasional yang baru pertama kali dilaksanakan di luar Pulau Jawa dan Sumatera ini,” ujar Bupati Omaleng.

Wakil Sekretaris PB PON, Karolus Boli sangat mengapresiasi Bupati Mimika, sebagai salah satu Bupati di Papua yang sangat semangat mempersiapkan PON Papua. Obor Api PON sudah tiba di Mimika sebagai perwakilan wilayah adat Mee Pago. 

“Api PON dikirab di lima wilayah adat yakni di Biak untuk Saireri, Timika untuk wilayah Mee Pago, Wamena untuk  La Pago, Merauke untuk Anim Ha dan Jayapura untuk Tabi. Rute perjalanan udara menempuh jarak 3.367 kilometer. Sedangkan darat 191 kilometer dan melewati danau 20 kilometer sebelum memasuki Stadion Lukas Enembe,” bebernya.

Setelah mendarat di Bandara Mozes Kilangin, pada Selasa (28/9/2021), obor api PON dari Biak langsung dibawa ke Pendopo Rumah Jabatan Bupati Mimika, Kelurahan Karang Senang SP 3. Disambut tarian Ipuya dari Suku Kamoro, rombongan kirab api PON masuk halaman pendopo pukul 12.35 WIT.

Pasukan Kirab Api PON XX Papua 2021 terdiri dari dua pasukan atlet nasional dan atlet legendaris di antaranya Santia Tri Kusuma – atlet balap sepeda, Muhammad Bima Abdi Negara – atlet tenis meja, Julius Uwe – atlet legendaris Mimika yang pernah membawa obor di SEA Games dan Maria Natalia Londa – atlet atletik. Ada juga pasukan inti yang merupakan gabungan TNI dan Polri serta pasukan tim terbang kirab api PON.

Julius Uwe, selanjutnya menyerahkan obor api PON kepada Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH didampingi Wakil Sekretaris Umum PB PON Papua, Karolus Boli. Kemudian dinyalakan pada obor berukuran besar berbentuk tifa. Setelah menyalakan obor, Bupati Omaleng kembali menyerahkan obor api PON untuk pelepasan pasukan kirab PON XX Papua 2021 untuk melanjutkan kirab di Kota Timika.

Kirab secara harafiah adalah perjalanan beriring-iringan secara teratur. Kirab api PON adalah sebuah tradisi perjalanan api abadi dari satu kota ke kota selanjutnya dengan tujuan menyebarkan kobaran semangat dan simbol kehangatan dalam berkompetisi secara sportif.

Bentuk obor PON XX Papua 2021 sebagai perwujudan dari kebudayaan khas Papua yang bermakna kesetaraan, kemurnian dan kekuatan. Bentuknya terinspirasi dari alat musik kebanggaan Papua yaitu Tifa yang mengartikan sikap keteguhan dan keberanian masyarakat Papua.

Di bagian atas obor terdapat motif segitiga berwarna kuning keemasan. Ini menggambarkan sebagai gunung yang membawa pesan karena Papua dikaruniai sumber kekayaan alam yang melimpah. Warna kuning melambangkan kejayaan. Serta dihiasi motif atau ukiran khas Papua untuk mewakili keberagaman budaya Papua.

Selain obor, ada juga lentera api abadi yang berfungsi menyimpan api cadangan dalam pelaksanaan kirab yang didampingi pasukan kirab terdiri dari pasukan inti, pasukan terbang dan atlet. 

Di setiap kabupaten/kota rangkaian kirab api PON ditempatkan sebuah tungku yang dinyalakan dengan api dan obor PON sebagai simbolnya semangat persaudaraan dan olahraga di seluruh wilayah Papua sebagai daerah penyelenggara PON XX Papua Tahun 2021. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar