Diduga Konsumsi Narkoba, Empat Pemuda Kepergok di Jalan Pendidikan Timika

Bagikan Bagikan
Tangkapan layar salah seorang pemuda yang mengaku transaksi via Facebook dan Instagram serta barang bukti yang diduga tembakau sintesis (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Empat orang pemuda yang diduga sementara menikmati narkoba jenis tembakau sintesis kepergok di salah satu rumah kosong di Jalan Pendidikan tembusan jalan Kartini Timika, Papua.

Empat pemuda dipergok SR setelah mencurigai keberadaan keempatnya di dalam rumah kosong tersebut sekitar pukul 15.30 WIT, Jumat (3/9/2021).

Dalam video berdurasi 0.45 detik, salah satu dari empat pemuda ini menceritakan terkait transaksi barang haram tersebut.

Dimana ia masuk melalui massenger akun Facebook dan Instagram atas nama pemilik Papuagram. Dari pemilik akun media tersebut dikirim nomor rekening atas nama YS selanjutnya ditransfer. Setelah menerima transferan, pemilik akun menentukan tempat ia menyimpan pesanannya untuk kemudian diambil oleh pemesan.

“Kalau saya kan masuk dari Facebook. Dari massenger Facebook juga ditautkan ke Instagram dengan nama Papuagram. Terus baku chat dengan dia. Dia kirim nomor rekening untuk kita transfer uang. Setelah transfer uang, dia foto barang itu dan kastau di mana tempat akan dia simpan supaya kita ambil,” ungkap pemuda tersebut.

SR kepada Salam Papua menuturkan bahwa ia mencurigai gelagat dan keberadaan empat pemuda tersebut. Saat itupun ia langsung menghubungi pihak BNN via telepon dan beberapa personel BNN langsung ke TKP. Barang bukti diperkirakan 20 paket plastik bening juga diamankan dan dibawa ke BNN.

“Saya sendiri yang pergoki mereka. Mereka mengaku sudah empat linting yang sudah dihisap. Saya curiga mereka sebagai pengguna. Dari BNN datang ke TKP sesuai laporan saya. Barang bukti sudah dibawa ke BNN,” tuturnya.

SR menjelaskan, ia tidak memastikan bahwa yang sementara dinikmati empat pemuda tersebut merupakan tembakau sintesis. Namun, dari gelagat keempatnya bisa dicurigai dan harus dilaporkan ke pihak berwajib. Empat pemuda itu pun belum bisa diamankan, tetapi mereka pulang.

“Empat orang itu semuanya laki-laki,” katanya.

Menurut dia, salah satu di antaranya telah mengakui bahwa tembakau tersebut didapat dengan transaksi melalui akun Facebook dan instagram.

“Saya sebagai warga negara harus ikut mengawasi hal-hal apa saja yang kita curigai. Begitu juga dengan apa yang sementara dilakukan empat pemuda itu. Karena kita harus sama-sama selamatkan generasi kita di Timika ataupun di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Awak media sudah menghubungi pihak BNN Timika, namun hingga berita ini diturunkan belum ada respon sebagai pernyataan resmi. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar