Translate

Penyusunan Dokumen Evaluasi, RPJMD dan Renstra Kabupaten Mimika, OPD Diharapkan Memberikan Data yang Baik

Bagikan Bagikan
Asisten 1 Setda Mimika, Yulianus Sasarari (keenam dari kanan), Sekretaris Bappeda Mimika Hillar Limbong Allo (keeneam dari kiri), Ketua Tim Evaluasi RPJMD  dari Universitas Brawijaya Malang, Prof Doktor Abdullah Said MSI (kelima dari kanan) foto bersama peserta usai pembukaan kegiatan Penyusunan Dokumen Evaluasi, RPJMD dan Renstra Kabupaten Mimika Periode 2020-2024 di Hotel Horison Diana, Timika, Papua (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Dalam penyusunan dokumen evaluasi Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Mimika periode 2020-2024 yang menghadirkan tim ahli evaluasi dan tim revisi RPJMD dari Universitas Brawijaya Malang, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika diharapkan memberikan data yang baik agar dalam perencanaan pembangunan, pelaksanaan, pelaporan maupun evaluasi nanti bersinergi.

“Jangan sampai perencanaan lain kegiatan dievaluasi lain itu yang kita sangat hindari, jangan sampai terjadi makanya mungkin kita akan mencoba bersinergi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, maupun pelaporan dalam evaluasi kegiatan kita,” kata Sekretaris Bappeda Mimika, Hillar Limbong Allo dalam sambutannya saat membuka kegiatan penyusunan dokumen evaluasi dan RPJMD serta Renstra Kabupaten Mimika periode 2020-2024 di Hotel Horison Diana, Timika, Senin (20/9/2021).

Kegiatan yang diikuti Kepala Sub Bagian Program semua OPD di lingkup Pemkab Mimika ini masih dilanjutkan lagi hari ini Selasa (21/9/2021). 

Dia berharap seluruh perangkat OPD yang ada di Kabupaten Mimika tetap fokus dan berperan aktif dalam merencanakan, melaksanakan, monitoring, mengevaluasi dan melaporkan seluruh capaian program dan kegiatan serta indikator yang telah disepakati bersama dalam mencapai visi dan misi Kabupaten Mimika.

Untuk mengukur pencapaian tersebut perlu ada pembenahan data dan informasi di seluruh sektor pembangunan yang berada di setiap OPD, ketersediaan data dan informasi dari OPD yang sangat strategis dalam mencapai target untuk mencapai tujuan.

“Jadi awal dari perencanaan itu adalah data, untuk itu kami sangat berharap peran Kasubag Program di sini lebih utama dalam ujung tombak di OPD,” ujarnya.

Diharapkan data yang disampaikan setiap OPD harus akurat agar tim bisa membantu dalam membuatkan Renstra RPJMD. 

“Dalam pertemuan ini juga kami harapkan semua perangkat daerah ikut berperan aktif khususnya dalam melengkapi beberapa data sektoral yang masih kurang untuk menyempurnakan dokumen perencanaan,” ujarnya.

Sementara itu Asisten 1 Setda Mimika, Yulianus Sasarari dalam sambutannya mewakili Bupati Mimika mengatakan permasalahan pembangunan, isu-isu strategis serta potensi-potensi unggulan daerah, keseluruhan hal tersebut dianalisis berdasarkan ketentuan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017.

Untuk menjawab hal itu dirumuskan visi dan misi Kabupaten Mimika tahun 2020-2024. 

Visi yang telah dirumuskan adalah terwujudnya Mimika cerdas, aman, damai, sejahtera, dengan misi membangun sumber daya manusia yang cerdas dan memahami teknologi informasi, menciptakan Mimika yang aman, tertib dan damai mewujudkan pemerataan pembangunan pelayanan dasar dan infrastruktur dalam wilayah pedalaman dan pesisir.

“Serta mewujudkan pemerintah bersih, berwibawa, akuntabel, profesional, dan inovatif membangun sentra-sentra ekonomi baru di wilayah Mimika,” kata Yulianus.

Dia menyebutkan dalam pelaksanaannya, RPJMD Kabupaten Mimika diharapkan pada kondisi yang mengharuskan dilaksanakannya evaluasi dan revisi RPJMD yang telah ditetapkan. 

Adapun kondisi tersebut adalah ditetapkannya Permendagri 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah yang dimutakhirkan dengan Kepmendagri nomor 50/3708 tahun 2020, tentang hasil verifikasi dan validasi pemutakhiran klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, yang mengamanatkan seluruh pemerintah daerah untuk menyelesaikan/mentransformasikan program dan kegiatan pembangunan ke dalam regulasi tersebut.

Lanjutnya, terjadinya pandemi Covid-19 di Kabupaten Mimika pada awal pelaksanaan RPJMD tahun 2020 mengakibatkan Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan refocusing program kegiatan berjalan, yang tentunya berdampak pada pencapaian target yang direncanakan dan dilaksanakan pada tahun 2020 dan tahun-tahun selanjutnya. 

“Proses penyusunan evaluasi dan revisi RPJMD Kabupaten Mimika tahun 2020-2024 berlandaskan pada kondisi tersebut di mana dalam prosesnya terdapat transformasi dari nomenklatur program berjalan kepada nomenklatur program yang ditetapkan dalam Kepmendagri 050-3708 tahun 2020, jumlah keseluruhan program yang ditransformasikan dalam proses revisi RPJMD Kabupaten Mimika 2020-2024 adalah 133 program,” ujar dia.

Disebutkan, setelah proses evaluasi dan revisi RPJMD selesai dilakukan dilanjutkan dengan proses evaluasi dan revisi Renstra perangkat daerah dengan berpedoman pada ke Pemendagri nomor 050-3708 tahun 2020 tentang hasil verifikasi dan validasi pemutakhiran klasifikasi, kodifikasi, nomenklatur perencanaan pembangunan daerah dan keuangan daerah.

Revisi RPJMD dan Renstra perangkat daerah Kabupaten Mimika tahun 2020-2024 ini hendaknya dilakukan secara konsisten, transparan, dan partisipatif dan penuh tanggung jawab sehingga dapat mencapai visi misi yang sudah ditetapkan.

“Oleh sebab itu saya harap seluruh perangkat daerah berpartisipasi dan berperan aktif dalam proses evaluasi dan revisi Renstra perangkat daerah supaya dapat menghasilkan dokumen Renstra perangkat daerah yang baik, untuk dipedomani dalam rangka mencapai visi dan misi Kabupaten Mimika,” pesannya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar