Translate

Perusakan Mobil Freeport di Tembagapura Terus Diselidiki

Bagikan Bagikan
Kondisi salah satu mobil PTFI yang dirusak (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Kapolsek Tembagapura, Iptu Menase Sayori, SE mengatakan, kasus perusakan empat unit mobil milik PT. Freeport Indonesia di Tembagapura terus diselidiki.

Dalam peristiwa yang terjadi tanggal 20 September 2021 sekitar jam 04.00 WIT, satu orang non karyawan yang dalam kondisi mabuk telah diamankan security tetapi di tempat berbeda, sehingga belum bisa dipastikan sebagai saksi. Untuk barang bukti telah diamankan di Polsek Tembagapura berupa bagian mobil yang sempat dibakar dan pecahan kaca.

“Jarak perusakan mobil itu hanya sekitar 4 sampai 5 meter saja dari barak, tapi mungkin karena semua sudah tidur, makanya tidak ada yang dengar dan melihat, tidak ada cctv di lokasi itu. Terduga pelaku belum ada yang diamankan. Namun, ada salah seorang yang dalam kondisi mabuk telah ditangkap sekira jam 04.30 WIT di hari kejadian. Kemudian akan dikembangkan dari seorang yang diamankan itu. Orang itu masih sebagai saksi,” katanya saat dihubungi via telepon, Selasa (21/9/2021).

Berdasarkan kondisi mobil, bisa dipastikan perusakan dilakukan menggunakan batu. Empat mobil itu pun dalam kondisi terparkir, karena di waktu istirahat. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

“Intinya sekarang sementara dilidik. Itu juga tidak ada kaitan dengan peristiwa di mile 61 tanggal 18 September 2021,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar