Petugas Penyekatan Jalan Diminta Beri Kelonggaran Bagi Peserta Pesparawi XIII di Mimika

Bagikan Bagikan
Antonius Tapipea (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Koordinator Humas Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Mimika, Antonius Tapipea meminta kebijakan pemerintah Kabupaten Mimika dalam hal ini Satgas Covid-19 terhadap peserta paduan suara yang sedang mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan Pesparawi XIII yang akan dilaksanakan di Mimika.

"Sementara inikan para peserta mereka sedang latihan untuk menyambut pelaksanaan Pesparawi XIII, dan biasanya mereka latihan mulai jam 6 sore sampai jam 8 malam bahkan lebih. Ketika mereka pulang, mereka selalu ditahan oleh petugas yang menjaga di lampu merah," ungkapnya kepada Salam Papua, Jumat (3/9/2021).

Dengan waktu yang tersisa sekitar 8 Minggu, Anton meminta kebijakan Pemerintah Kabupaten Mimika agar memberikan kelonggaran kepada peserta Pesparawi XIII yang melintas.

"Kasian juga meraka pulang ditahan. Jadi kami minta agar mereka peserta paduan suara diberikan kelonggaran," sambungnya.

Anton juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung bagi penyelanggaraan Pesparawi XIII se-Tanah Papua yang akan dilaksanakan di Kabupaten Mimika.

"Kita minta dukungan dari semua kalangan baik itu dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, dan tokoh perempuan agar pelaksanaan Pesparawi di Mimika bisa terlaksana dengan baik yang akan membawa nama baik kita semua dan nama baik Kabupaten Mimika," tutur Anton yang juga sebagai Wakil Ketua Organisasi Kaum Intelektual Amungsa (OKIA) ini. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar