pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Pria Panjat Tower Hendak Bunuh Diri di SP4 Timika Karena Stress Diduga Ditinggal Nikah Kekasih

Bagikan Bagikan

Seorang pria panjat tower hendak bunuh diri di SP4 Timika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Aksi pria tukang antar air galon yang melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat ke ujung tower Telkomsel di Jalur 3 SP4 Timika ternyata lantaran stress masalah pribadinya.

Tidak kuat menanggung masalah yang merundungnya, sekitar pukul 16.00 WIT, Kamis (23/9/2021), pria yang merupakan warga SP1 itu datang ke tower tersebut dengan pick up yang biasa dikendarainya mengantar galon.

Setiba di TKP, ia memarkir pick up dan langsung memanjat hingga ke ujung tower setinggi 43 meter tersebut. Aksi nekatnya sontak gegerkan warga SP4, sehingga datang berbondong-bondong untuk melihatnya.

Sangat bersyukur, meski telah berjam-jam di ujung tower, pria lajang ini akhirnya diselamatkan tim Basarnas sekitar pukul 20.00 WIT. Setelah berhasil diturunkan, pria ini pun langsung dihantar anggota Polres Mimika kembali ke kediamannya di SP1.

“Bersyukur kita berhasil selamatkan. Anggota kami satu orang yang naik bersama seorang keluarganya untuk negosiasi dengannya. Ada juga tiga orang anggota kami yang ikut naik untuk upaya savety. Ada juga satu personel dari Polres Mimika,” ungkap Kasubsi Operasi SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Syahril, sekitar pukul 20.11 WIT usai menurunkan pria tersebut.

Pria itu mengaku bahwa dirinya sementara mengalami stress berat dengan persoalan pribadi. Menurut informasi warga sekitar, ia naik ke tower pukul 16.00 WIT dan Basarnas menerima laporan sekitar pukul 17.30 WIT.

“Ketua RT di sini sampaikan bahwa dia bukan warga lorong 3 SP4, tapi dia merupakan warga SP1. Hanya saja begitu ada masalah dan stress dia memilih untuk datang dan mencoba bunuh diri di tower itu,” ujarnya.

Sementara itu, banyak warga yang datang menyaksikan aksi nekat pria tersebut mengaku kenal dan tahu bahwa pria itu stress lantaran ditinggal oleh seorang wanita yang selama ini menjadi kekasih hatinya.

“Ceweknya baru saja menikah dengan orang lain, makanya dia stress. Tadi teman-temannya datang rayu dia supaya turun dan bilang bahwa perempuan bukan hanya satu. Kamu harus kuat,” kata seorang warga yang juga mengaku kenal dekat  dengan pria tersebut. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar