pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Ratusan Penonton Kecewa Tidak Saksikan Pertandingan Futsal, Awak Media Juga Tidak Diizinkan Masuk

Bagikan Bagikan
Penonton memadati pintu masuk venue futsal, Timika, Papua (Foto:Humasppm)

SAPA (TIMIKA) - Babak penyisihan pertandingan PON XX Papua cabang olahraga (Cabor) Futsal antara Papua dan Nusa Tenggara Barat yang digelar di GOR Futsal Jalan poros SP2, Timika, menyisakan kekecewaan bagi ratusan penonton.

Bagaimana tidak? Meski memiliki tiket, para penonton tidak diperbolehkan memasuki stadion lantaran penuh.

Pantauan di lapangan, sebagian penonton meluapkan emosi mempertanyakan mekanisme yang dibuat panitia.

Terlihat, dari tiga pintu ticketing yang dijaga ketat sudah ditutup.

"Sudah antri satu jam. Kita dari tadi berdiri disini, tapi tidak bisa masuk karena penuh katanya," ujar salah satu penonton Asrul Fariz yang masih mengantri.

Ia mengaku kecewa lantaran telah menonton pertandingan sejak awal yakni tim Sulsel melawan Jatim. Namun, saat hendak menonton pertandingan tim futsal Papua melawan NTB, ia harus antri bersama rekan-rekannya tanpa kepastian.

"Kita datang dari pertandingan awal, tapi tidak begini. Kami hanya keluar sebentar dan ingin masuk di pertandingan sekarang," keluhnya.

Pj tiketing bidang pemasaran PB PON XX Papua Sub Mimika, Aminudin mengatakan, panitia menyediakan kuota tiket seperti biasanya sesuai Prokes yakni penonton offline 40 persen dan online 60 persen yang dibeli secara gratis pada aplikasi tiket.com.

"Kami juga heran. Tiket masih sama seperti kemarin, karena itu sudah aturan 25 persen dari kapasitas venue. Di dalam sudah full tapi ticketing masih banyak di luar," ujarnya sembari melanjutkan koordinasi bagian dalam pertandingan.

Rasa kekecewaan juga dirasakan awak media yang tidak diizinkan masuk meski sudah dilengkapi rompi dan ID baik itu ID Pers hingga ID PON XX Papua.

Tak hanya itu, sebagian awak media bahkan dibuat pontang-panting ke beberapa pintu masuk. Beruntung, petugas Kepolisian yang mengerti pekerjaan jurnalis membantu agar awak media diberikan akses masuk. (Jimmy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar