Sat Res Narkoba Polres Mimika Ungkap 24 Kasus Narkoba Dengan 36 Lebih Tersangka

Bagikan Bagikan
Kasat Narkoba Polres Mimika, AKP Mansyur (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Terhitung hingga bulan Agustus 2021, Sat Resnarkoba Polres Mimika berhasil ungkap 24 kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 36 orang. 

Kasat Res Narkoba Polres Mimika, AKP Mansyur kepada wartawan menjelaskan bahwa dari 36 tersangka itu lebih banyak yang terbukti memiliki tembakau sintetis, dimana dijumlahkan secara keseluruhan sebanyak 260,14 gram, Sabu sebanyak 13,96 gram dan ganja sebanyak  8,11 gram dengan dua orang tersangka.

“Kita tetap berupaya melakukan pengembangan dari 36 tersangka ini untuk mengetahui adanya orang lain yang ikut terlibat. 36 tersangka itu ada yang dua orang dalam satu laporan polisi. Barang bukti yang paling banyak itu sintetis,” jelasnya, Rabu (8/9/2021).

Sampai saat ini, dari 36 tersangka telah ada 11 orang yang telah masuk tahap II dan telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk proses selanjutnya.

Salah satu tersangka berinisial IK telah diserahkan ke Kejari tanggal 7 September 2021. Barang bukti yang dimiliki IK berukuran sedang yaitu 8,7 gram. IK tergolong masih di bawah umur yaitu 16 tahun. Namun, proses hukumnya tetap mengacu pada UU perlindungan anak, dimana mulai masa penahanannya berbeda dengan orang dewasa. Misalnya, jika orang dewasa 20 hari, maka untuk anak-anak hanya 15 hari.

“Proses sidik untuk IK ini tergolong cepat karena tanggal 23 Agustus ditahan dan tanggal 7 September sudah tahap II,” ujarnya.

Adapun tersangka lainnya atas nama Sudir yang sampai saat ini belum mendapatkan hasil pengembangannya karena belum menemukan siapa pemilik akun Instagram yang dipakai untuk bertransaksi. Sudir juga tidak mengetahui siapa pemilik Instagram sebagai sumber ia mendapatkan narkotika.

“Kita sementara memantau akun Instagram-instagram yang dipakai untuk bertransaksi. Jadi kalau pemilik instagramnya belum diketahui maka belum bisa dipastikan siapa yang menjadi sumber narkotika yang diperoleh Sudir, tapi tetap dilakukan pengembangan,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar