Tapal Batas Mimika Masih Menjadi PR, Wabup: Pemkab Juga Harus Membangun di Wilayah Terluar

Bagikan Bagikan

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM menyebutkan Kabupaten Mimika masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) terkait permasalahan tapal batas dengan Kabupaten tetangga.

Bahkan pada tanggal 17 Agustus 202 lalu Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar upacara peringatan HUT RI ke-76 di area PT. PAL jalan Trans Nabire, Distrik Iwaka.

Menyikapi hal itu Wabup John mengatakan, sikap Pemerintah Kabupaten Mimika tetap sama bahwa batas wilayah tidak ada perubahan, luas wilayah Kabupaten Mimika tetap 21 ribu kilometer persegi dan itu sah di dalam undang-undang dan hingga kini belum ada perubahan.

"Jadi kalau mereka yang masuk dan bangun rumah di wilayah Mimika tidak masalah, itu tetap menjadi aset pemerintah Kabupaten Mimika," ungkap Wabup ketika ditemui Wartawan di Hotel 66 jalan Cendrawasih SP2, Senin (6/9/2021).

Tapal batas antara Kabupaten Mimika dengan Kabupaten tetangga sudah pernah dibahas beberapa kali di Jakarta, dimana persoalan dengan Kabupaten Puncak, Kabupaten Nduga, Kabupaten Asmat dan Kaimana telah ada jalan keluarnya.

"Yang belum selesai persoalan tapal batas antara Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Dogiyai dan Deiyai, karena setiap kali rapat mereka tidak pernah hadir," ungkapnya.

Dia menilai daerah perbatasan atau daerah terluar Kabupaten Mimika selalu diklaim Kabupaten tetangga lantaran minimnya pembangunan di sana.

Ini menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Mimika untuk tidak hanya membangun di wilayah kota tetapi juga membangun di wilayah terluar.

"Pembangunan daerah terluar ini memang desakan dari Pemerintah Pusat, namun sampai sekarang kita belum jalankan, akan tetapi itu semua sudah tercantum di dalam RPJMD Kabupaten Mimika. Ke depan kita juga harus punya strategi dengan membangun di daerah perbatasan dan terluar. Membangun tidak harus bangunan tetapi membangun pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Wabup. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar