Wabup Mimika: Pindahtugaskan Guru dengan Nota Tugas Itu Tidak Beretika

Bagikan Bagikan
Wabup Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Memindahtugaskan guru hanya berdasarkan nota tugas merupakan perbuatan tidak beretika dan hanya akan menciptakan konflik baru, serta mempermalukan wajah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob terkait permasalahan pemindahan guru di SDN Inauga Sempan Timika Papua, yang berbuntut aksi demonstrasi para guru kepada Kepala Sekolah SDN Inauga, Diana Domakubun.

“Kejadian seperti di SD Negeri Inauga ini mempermalukan wajah pemerintah daerah. Institusi pendidikan melakukan hal-hal yang tidak beretika. Saya mau tegaskan di sini, memindahkan guru, kepala sekolah atau pegawai dari instansi manapun tidak boleh menggunakan nota tugas,” tegas John di Timika, Selasa (14/9/2021).

Ia mengatakan, selama ini ada beberapa guru yang dipindahtugaskan berdasarkan nota tugas ini karena unsur suka dan tidak suka.

“Saya tidak suka dengan orang ini jadi saya pindahkan. Orang yang dipindahkan hanya berdasarkan nota tugas, orang yang dipindahkan ini tidak terima akhirnya ribut-ribut,” kata John.

Ia mengungkapkan, yang berhak memindahtugaskan hanya Bupati Mimika sebagai pejabat pembina kepegawaian, sehingga harus berdasarkan SK Bupati.

“Jadi tidak boleh pakai nota tugas. Guru, kepala sekolah atau pegawai lain yang dipindahkan dengan nota tugas silahkan kembali bekerja di tempat penugasan sesuai SK Bupati,” pesan John.

Untuk diketahui, permasalahan di SD Negeri Inauga terjadi karena SK Bupati tentang penugasan Kepala Sekolah Dina Domakubun seharusnya di SD Negeri Mandiri Jaya, namun Dina Domakubun memiliki dasar nota tugas dari Dinas Pendidikan.

Hal itu menimbulkan persoalan bahkan sampai terjadi kericuhan dan sudah dimediasi di Posek Mimika pada Senin (13/9/2021) dan Wakil Bupati Mimika turut hadir dalam mediasi tersebut. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar