Translate

Di HUT ke-59, Ketum Panpel Sebut Pesparawi XIII Papua Bagian Dari Harga Diri Kabupaten Mimika

Bagikan Bagikan

Personel Bidang Sekretariat Panpel Pesparawi XIII se-Tanah Papua yang turut hadir memberi ucapan selamat Ultah kepada Ketum Panpel yang juga sebagai Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Panitia Pelaksana (Panpel) Pesparawi XIII se-Tanah Papua bersama sejumlah tokoh agama di Kabupaten Mimika memberi kejutan kepada Ketua Umum Panpel Pesparawi XIII, Johannes Rettob, di Ulang Tahunnya yang ke-59 tahun, pada pukul 00.00 WIT, Selasa dini hari (19/10/2021).

Wakil Bupati Mimika ini mengaku sangat terkejut karena sejumlah personel Panpel Pesparawi XIII se-Tanah Papua, sejumlah tokoh agama, dan beberapa rekan lainnya yang telah hadir di rumahnya untuk memberi ucapan selamat Ulang Tahun kepadanya di malam itu.

“Saya sungguh terkejut malam ini. Terima kasih banyak kepada semua Panitia Pesparawi XIII dan seluruh tokoh agama yang hadir. Terima kasih juga buat istri saya, anak dan cucu saya, semua keluarga besar, serta rekan-rekan yang hadir saat ini,” ujarnya sambil sempat meneteskan air mata.

John mengaku sempat terbersit dalam benaknya untuk tidak mengurusi Pesparawi XIII yang akan diselenggarakan di Kabupaten Mimika. Namun sebagai Wakil Bupati dan demi menjaga harga diri Kabupaten Mimika, dirinya tetap melanjutkan tugasnya sebagai Ketua Umum dan sekaligus memastikan bahwa Pesparawi XIII se-Tanah Papua di Mimika tetap digelar pada tanggal 30 Oktober hingga 6 November 2021.

Hal ini dilakukan sesuai dengan janji Bupati Mimika pada tahun 2017 yang lalu saat di Kabupaten Kaimana, bahwa Mimika siap menjadi Tuan Rumah pada kegiatan Pesparawi XIII se-Tanah Papua.

“Kalau mau jujur, saya sebenarnya tidak lagi mau mengurusi Pesparawi ini. Tapi karena saya selaku pimpinan daerah dan demi harga diri Kabupaten Mimika, maka saya tetap berkomitmen sebagai Ketua Umum untuk menyukseskan Pesparawi XIII ini, yang pastinya juga atas dukungan semua panitia yang tetap solid dan selalu kompak,” katanya.

Pada 1 hari sebelumnya, Senin (18/10/2021), dirinya memimpin rapat bersama panitia inti dan seluruh koordinator serta wakil koordinator bidang Panpel Pesparawi XIII se-Tanah Papua untuk memastikan berbagai kesiapan setiap bidang.

Dalam pertemuan itu mengatakan bahwa waktu lomba sudah semakin dekat, sehingga dilakukan pertemuan bersama bidang-bidang untuk mendengar langsung kesiapan, bahkan kendala-kendala yang dihadapi untuk pelaksanaan lomba nantinya.

Dia mengungkapkan, persiapan Panpel menyambut Pesparawi ini untuk berbagai program sudah mencapai 90 persen namun khusus untuk kesiapan fisik baru mencapai 15 persen.

Meskipun kesiapan fisik masih 15 persen, dirinya tetap memberi apresiasi kepada Panpel yang telah bekerja keras melakukan berbagai persiapan.

“Kalau bicara soal persiapan dari sisi program saya lihat itu sudah mencapai 90 persen, meski kalau fisiknya baru mencapai 10 sampai 15 persen, karena patut diakui bahwa ada hal-hal yang harus dikejar dalam dua minggu ini harus selesai. Tentu ini bukanlah hal yang mudah. Kalau fisik memang kita akui tidak banyak yang bisa dibuat, karena baru selesai PON dan waktunya yang memang sangat sempit. Tapi saya berharap dengan support yang ada ini, kita bisa bekerja maksimal dengan baik,” katanya.

Dari pembahasan itu diketahui bahwa setiap bidang panitia sudah sangat memahami pekerjaan masing-masing. Namun khusus bidang perlengkapan punya waktu lima hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. 

“Mereka (bidang pelengkapan) akan mengatur panggung dan lain-lain dalam waktu lima hari ke depan,” ujarnya. (Yosefina/Jimmy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar