pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Kemaluannya Kena Tendang, Pesilat Ini Dirujuk Ke Rumah Sakit

Bagikan Bagikan

Hamry pesilat Sulawesi Selatan mengerang kesakitan setelah ditendang oleh Tiel Taraipos pada babak penyisihan cabang olahraga pencak silat di GOR Toware Kabupaten Jayapura, Jumat. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Penanggung jawab medical pencak silat Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dr Sandi mengatakan atlet silat Hamry dari Sulawesi Selatan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari untuk memastikan kondisinya setelah  kemaluannya terkena tendangan pesilat  tuan rumah Tiel Taraipos saat berlaga di GOR Toware. 

"Kita curigai ada trauma di selangkangannya. Untuk memastikannya kita rujuk ke rumah sakit yang ada foto rontgen," kata dr Sandi di Jayapura, Jumat. 

Sebelum dilarikan ke RSUD Yowari, tim medis di venue pencak silat terlebih dahulu memastikan apakah ada pendarahan atau tidak pada alat vital  pesilat Sulawesi Selatan ini. 

"Saat kita periksa tidak pendarahan," kata dr Sandi. 

Namun, saat dokter memeriksa area tulang simfisis, Hamry mengerang kesakitan dan dicurigai ada memar atau cedera pada bagian itu akibat tendangan yang dialaminya. 

"Melihat kondisi itu, pasien langsung kita rujuk menggunakan infus," ujar dia. 

Hamry terpaksa dilarikan dokter ke RSUD Yowari setelah  area sensitifnya tertendang Tiel Taraipos pada babak penyisihan pencak silat kelas D (60-65 kilogram) putra. 

Pada pertandingan itu, panitia pertandingan menetapkan pesilat tuan rumah menang teknik. Namun, sesaat sebelum ada keputusan, wakil kontingen Sulawesi Selatan melayangkan protes keras kepada Ketua Panitia Pertandingan karena merasa atletnya dicurangi. 

Laga sempat terhenti sekitar 20 menit sebelum panitia pertandingan menetapkan Tiel Taraipos menang teknik atas Hamry. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar