pon xx papua
badan pendapatan daerah
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Lawan Dibuat Grogi, Veddriq Leonardo Asal Kalbar Raih Medali Emas Cabor Panjat Tebing PON XX Papua

Bagikan Bagikan

Babak final Speed World Record perorangan Veddriq Leonardo berhasil mencatatkan waktu, sementara lawan main tertinggal lantaran terpeleset (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Pemecah Rekor Dunia panjat tebing, Veddriq Leonardo atlet asal Kalimantan Barat berhasil menyabet medali emas nomor speed World Record Perorangan Putra pada PON XX Papua, yang digelar  di Venue Panjat Tebing Mimika, Jumat (2/9/2021).

Veddriq Leonardo mengalahkan Raharjati  Nursyamsa atlet asal Jawa Barat (Jabar). Veddriq Leonardo  menjadi yang terbaik usai mencatatkan waktu 8,467 detik, sedangkan Raharjati Nursyamsa gagal mencatatkan waktu karena terpeleset.

Meskipun gagal mencatatkan waktu, Raharjati Nursyamsa tetap berhasil meraih medali perak pada nomor speed World Record Perorangan Putra, sedangkan medali perunggu diraih atlet asal Jawa Tengah Kiromal Katibin dengan catatan waktu 5,409 detik. Kiromal Katibin meraih medali perunggu setelah mengalahkan Aspar atlet asal DKI Jakarta di perempat final.

Raharjati mengakui grogi saat berhadapan langsung dengan pemecahan rekor dunia Veddriq Leonardo.

"Bagaimana tidak grogi, lawan saya adalah Pemecah Rekor Dunia. Saya sempat kontrol itu tapi pada akhirnya gagal juga. Mungkin ini bukan rezeki saya," ujar Raharjati Nursyamsa seusai pertandingan.

Pria Kelahiran Jawa Barat, 8 Januari 2021 itu mengatakan kesalahan itu akan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya untuk ke depannya tampil lebih baik.

Sementara itu Veddriq Leonardo merasa bangga dan senang karena bisa meraih medali emas di PON XX Papua di nomor speed World Record Perorangan Putra.

"Alhamdulillah kontingen Kalbar bisa meraih medali emas, tentunya ini menjadi kebanggaan atas perjuangan selama ini akhirnya membuahkan hasil yang maksimal," ujar Veddriq kepada wartawan.

Di babak Final, Veddriq sempat terpeleset pada awal langkah namum akhirnya berusaha memperbaikinya dan keluar sebagai juara.

"Itulah resiko speed kalau udah ngebut-ngebut, tapi kalau udah terpeleset udah lepas, tapi syukur saya bisa keluar sebagai juara pertama kategori Speed World Record Perorangan Putra di PON XX Papua," tutup Veddriq. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar