Translate

Manfaatkan PON Galian C di Timika Kembali Beroperasi Ilegal, Satpol-PP Dikejar Dengan Panah

Bagikan Bagikan

(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Sempat ditutup, Galian C di jalan Sp2 wilayah Distrik Mimika Baru itu kembali beroperasi sepekan terakhir.

Kepala Dinas Satpol-PP Kabupaten Mimika, Paulus Dumais membenarkan hal tersebut. Paulus yang dihubungi melalui telepon mengatakan, Galian C telah kembali beroperasi secara ilegal sejak pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON)XX Papua di Mimika.

"Mereka memanfaatkan PON ini untuk kembali mengoperasikan galian C, padahal kita sudah larang tidak boleh ada aktivitas di galian C," ungkap Paulus kepada Salam Papua, Jumat (15/10/2021).

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng telah mengeluarkan Instruksi Nomor 5 Tahun 2021 tentang Larangan Melakukan Penggalian Material Mineral Bukan Logam dan Batuan di Kabupaten Mimika.

Instruksi tersebut berdasarkan Peraturan Daerah  Kabupaten Mimika Nomor 15 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mimika yang menetapkan kawasan peruntukan pembangunan kawasan untuk pertambangan Galian C hanya di kali Iwaka.

"Berdasarkan instruksi Bupati Mimika sudah jelas di dalam kota tidak boleh ada penggalian karena itu merusak lingkungan. Setelah PON kita akan kembali untuk menertibkan dan tindak tegas galian C itu," kata Paulus.

Mantan Kepala Sekretaris Dewan (Sekwan) Mimika itu mengaku pihaknya telah mengingatkan pengusaha pertambangan galian C tersebut.

"Kita sudah tegur mereka untuk tidak membuka aktivitas galian di sana, bahkan kita sudah membuat laporan polisi terkait penggalian dan kerusakan lingkungan di sana," terang Paulus.

Paulus menceritakan, pada saat anggota satpol-PP turun ke lapangan untuk mengingatkan para pengusaha pertambangan, anggota satpol-PP dikejar dengan panah.

"Waktu anak buah saya turun ke sana mereka dikejar dengan panah. untuk tindak tegas itu butuh back up dari TNI dan Polri, karena di jalan masuk penggalian itu ada anak buah Pengusaha pertambangan yang ditempatkan di sana, tapi selesai urusan PON ini kita tindak tegas mereka semua," tambahnya.

Terdapat dua lokasi galian yang kembali beroperasi yakni di Jembatan Selamat datang jalan Cendrawasih dan Lokasi belakang Kantor Disperindag. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar