pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Pembangunan Tuntas Saat Lomba Selesai, Venue Terbang Layang Timika Tidak Terpakai Pada PON XX

Bagikan Bagikan

TD Terbang Layang, Kolonel Prasetyo Herminto (kiri) dan Ketua Komite Terbang Layang Pengurus Besar FASI, Marsda TNI (Purn) Yoyok Yekti Setyono (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Venue terbang layang di Lanud Yohanis Kapiyau Timika yang pembangunannya menelan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah ini tidak digunakan pada PON XX Papua, karena saat pelaksanaan cabang olahraga (Cabor) terbang layang masih ada bagian venue yang belum tuntas dikerjakan.

Pembangunan venue tersebut sesungguhnya dimaksudkan untuk perlombaan terbang layang PON XX, namun ternyata venue baru tuntas dikerjakan saat lomba terbang layang sudah selesai.

Alhasil, perlombaan terbang layang dilakukan di Bandara Internasional Mozes Kilangin Timika.

Technical Delegate, Kolonel Prasetyo Herminto berharap meskipun tidak digunakan dalam PON XX ini, venue tersebut tidak mubazir dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Papua bisa memanfaatkannya untuk pengembangan olahraga kedirgantaraan.

“Saat venue sudah siap digunakan pertandingan sudah selesai, yang kita harapkan adalah bangunan tersebut tidak mubazir karena di sini masih ada FASI Papua yang bisa gunakan venue itu untuk latihan,” pesan Prasetyo, saat ditemui Salam Papua di Hanggar Bandara Internasional Mozes Kilangin Timika, Rabu sore (6/10/2021).

Meskipun tidak sempat digunakan tapi pihaknya sempat tes lapangan tersebut, dan menurutnya itu merupakan venue yang aman dan bagus.

“Kemarin kami laksanakan tes, bagus hasilnya dan penerbang mengatakan aman. Pembangunannya selesai dan hasilnya bagus namun secara kegunaan sudah terlambat. Mudah-mudahan tidak sia-sia, Pemda bisa memanfaatkan untuk olahraga kedirgantaraan,” ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Komite Terbang Layang Pengurus Besar FASI, Marsda TNI (Purn) Yoyok Yekti Setyono mengatakan, bagi masyarakat Mimika yang berminat dengan olahraga terbang layang bisa menghubungi Paul Graham Mnusefer sebagai pelatih tim terbang layang Papua dan juga pihak Lanud Yohanis Kapiyau.

“Bisa koordinasi dengan Pak Paul atau Danlanud, nanti kita akan didik di Kalijati, Subang. Itu bagian saya,” pesannya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar