pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Pemkab Mimika Bersama PT. Freeport Indonesia Launching Riset Kesehatan Dasar

Bagikan Bagikan
Asisten 1 Setda Mimika Yulius Sasarari, Director & EVP Sosial Responsibility & Community Development PTFI, Claus Oscar Ronald Wamafma, dan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Mimika , Reynold Ubra Menabuh Tifa Sebagai Tanda Melaunching Riskesdas. (foto: SAPA/ Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi bersama PT. Freeport Indonesia (PTFI) melaunching Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), yang digelar di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (7/10/2021).

Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra menjelaskan, Riskesdas merupakan sebuah penelitian atau riset yang dilakukan untuk mengukur sejauh mana pelayanan kesehatan dalam 3 tahun terakhir yang dihitung sejak tahun 2019 hingga tahun 2021, khususnya di Kabupaten Mimika.

“Riset akan dilakukan di 30 kampung yang dimulai dari kampung-kampung terdekat. Dalam riset ini kita ingin mengetahui hal apa saja yang memengaruhi derajat pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apakah akses layanan kesehatan, fasilitas atau sumber daya kesehatan serta perilaku dan lingkungan termasuk faktor keturunan juga memengaruhi derajat kesehatan?” ungkap Reynold.

Riskesdas dapat memberikan gambaran terhadap derajat kesehatan masyarakat. Riskesdas atau mini Riskesdas hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Mimika dan PTFI akan menjadi model bagi daerah lain.

Selama ini riset kesehatan hanya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, namun menurut Reynold, Riset tersebut tidak terinci dan tidak menggambarkan kondisi kesehatan di wilayah terpencil.

“Hal ini yang menjadi masukan bagi kita untuk melakukan riset. Hasil Riskesdas Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinkes punya kewajiban untuk menindaklanjuti,” terangnya.

Hasil dari riset ini juga, tambahnya, akan menjadi catatan bagi pihak Eksekutif dan Legislatif serta menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Papua juga Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan. Pada dasarnya masalah kesehatan telah tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Mimika 2019-2024.

Pada kesempatan itu, Director & EVP Sosial Responsibility & Community Development PTFI, Claus Oscar Ronald Wamafma mengungkapkan, Riset ini untuk memotret kesehatan masyarakat di Mimika secara keseluruhan termasuk masyarakat di sekitar area PTFI.

“Riskesdas ini sangat penting, baik untuk Pemerintah Kabupaten Mimika, penting bagi masyarakat juga penting bagi PTFI. Dengan adanya Riskesdas ini kita bisa mengetahui bersama seperti apa derajat kesehatan masyarakat termasuk gambaran secara spesifik dampak dari operasi PTFI,” terang Claus.

Ia mengatakan, secara reguler PTFI sendiri telah melakukan riset tersebut. Namun menurutnya akan lebih bagus jika riset dilakukan bersama-sama. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar