pon xx papua
badan pendapatan daerah
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Penghormatan Untuk Papua, Atlet Jatim Naik Podium Dengan Mahkota Papua di Kepala

Bagikan Bagikan
Tim atletik Jatim saat tampil di Podium menerima Medali Perak dengan Mahkota Papua di Kepala. (Foto;SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Menerima medali perak di cabang olahraga (Cabor) Atletik nomor 4x400 meter estafet Putra, tim putra utusan Jawa Timur yang terdiri dari Arif Ibrohim, Selamet Rizki, Heru Astriyanto dan  Dewa Radika tampil dengan mahkota Papua di kepala.

Heru Astriyanto mengungkapkan itu merupakan salah satu penghormatan dan rasa cinta tim Jatim kepada Papua.

"Ini merupakan penghormatan kami kepada Papua. Kami senang sekali bisa mengikuti pertandingan di PON XX Papua," ungkap Heru kepada Salam Papua usai Pengalungan medali di Venue Atletik Mimika Sport Complex, Kamis (14/10/2021).

Heru mengatakan, rasa cintanya kepada tanah Papua sangatlah besar. Dia merasa bangga dengan adanya PON XX Papua, ia bisa datang dan melihat secara langsung tanah Papua.

"Kalau rasa cinta kepada Papua sangat besar sekali. Saya punya seorang sahabat dari Papua dan dia sangat baik sama saya dan saya sudah anggap sebagai keluarga sendiri. Apalagi orang tuanya juga saya anggap sebagai orang saya sendiri, jadi kalau rasa cinta sangatlah besar kepada Papua," tuturnya.

Ini merupakan kali pertamanya Heru Astriyanto menginjakkan kakinya di Tanah Papua.

Sementara itu, atlet Jatim lainnya, Arif Ibrohim mengungkapkan bahwa memakai Mahkota Papua sudah ada di benaknya sejak tiba di Papua.

Arif juga mengatakan ini merupakan kali pertama ia menginjakkan kakinya di Tanah Papua.

"Waktu kita tiba di Timika (Papua) kita disambut meraih oleh masyarakat Papua dengan tarian khas dan pakaian adatnya. Memakai mahkota Papua ini sudah terpikir di benak saya, kalau berkesempatan naik podium saya harus memakai atribut adat Papua," ungkap Arif.

Arif juga sampaikan selama berada di Mimika ia merasa sangat nyaman.

"Selama berada di Mimika kita sangat aman dan nyaman. Masyarakat di sini juga sangat ramah. Kita sudah keliling kota Timika sampai mancing di pelabuhan Poumako dan selama itu tidak ada gangguan. Kita banyak foto-foto dengan masyarakat Papua, saat bertemu kita saling menyapa, rasanya seperti sudah lama bertemu dan itu yang membuat kami nyaman selama berada di Timika," ujarnya.  (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar