pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Penjual di Pasar Sentral Timika Mengeluh Sepi Pembeli Selama PON XX

Bagikan Bagikan
Mama Ani Upnia, penjual sagu dan bumbu dapur di Pasar Sentral, Jalan Hasanuddin, Timika, Papua (Foto:SAPA/Evi)

SAPA (TIMIKA) - Sejumlah penjual di Pasar Sentral Timika, Papua mengeluh sepi pembeli selama PON XX ini berlangsung.

Mama Ani Upnia, penjual di Pasar Sentral mengaku dagangan lebih laku saat sebelum PON XX khususnya di klaster Mimika.

“Selama PON XX ini sepi. Mungkin orang-orang sibuk nonton atau mungkin dibuka pasar-pasar lain, jadi di sini sepi,” kata Mama Ani saat ditemui Salam Papua di Pasar Sentral, Jalan Hasanuddin, Timika Papua, Senin siang (11/10/2021). 

Ia mengatakan selalu berjualan dari pagi hingga sore. Sebelum PON biasanya sagu yang dibawanya setiap hari habis terjual, namun selama PON berlangsung kadang hanya setengah dari yang dibawanya yang dibeli.

“Biasanya semua sagu yang saya bawa itu habis, tapi selama PON ini hanya setengah dari yang saya bawa itu habis. Kadang lebih sedikit lagi tidak sampai setengah,” ujarnya.

Penjual lain pun mengaku mengalami hal yang sama, saat menimpali ucapan Mama Ani.

“Kami yang lain juga alami yang sama, sepi pembeli,” timpal penjual lain yang ada di sekitar Mama Ani.

Sementara Ida, penjual sayur-sayuran pun mengeluh sepi pembeli selama PON.

“Sepi selama PON ini. Sebelum PON ini biasanya ramai tapi sekarang sepi,” ujarnya yang juga dibenarkan penjual sayur lain di sekitarnya.

Dikatakan penghasilan setiap harinya sebelum PON lebih banyak dibandingkan selama PON berlangsung.

“Lebih banyak penghasilan saya sebelum PON sekarang malah turun,” katanya namun enggan menyebutkan nilai penghasilanya sebelum PON dan selama PON berlangsung.

Namun ia mengaku sangat mendukung PON XX Papua di Timika karena kesuksesan PON tentunya akan mengangkat harkat dan martabat Papua, khususnya Kabupaten Mimika.

“Pasti kita mendukung karena kita tinggal di Tanah Papua, kita tinggal di Timika kita mau PON ini sukses untuk nama baik dan mengangkat harkat dan martabat Papua khususnya Mimika ini,” kata dia.

Sedangkan di sisi yang lain, Hasan penjual ikan di Pasar Sentral mengatakan selama PON berlangsung penjual ikan tidak mengalami sepi pembeli.

“Sama saja seperti hari-hari biasanya, tidak sepi, tidak terlalu ramai juga. Biasa saja,” ungkapnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar