pon xx papua
info grafis pesparawi xiii se tanah papua

Ribuan Relawan PON XX Klaster Mimika Mulai Ditugaskan ke Masing-Masing Bidang

Bagikan Bagikan
Beberapa relawan saat menunggu pembagian tugas di depan sekretariat Bidang SDM PB PON XX Sub Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – 3.000 lebih relawan mulai dibagikan ke masing-masing bidang guna mensukseskan pelaksanaan PON XX Papua 2021 klaster Mimika.

Koordinator Bidang SDM PB PON XX Sub Mimika, Agus H.Krey kepada Salam Papua mengatakan bahwa sebelum dibagi tentunya mekanisme kerja telah dibuatkan oleh koordinator sesuai kebutuhan di masing-masing venue.

Untuk venue ada dua yaitu venue pertandingan dan non pertandingan, dimana untuk pertandingan berkaitan langsung dengan venue, sedangkan non pertandingan berkaitan dengan fasilitas pendukung.

“Sebetulnya sejak beberapa hari lalu ada beberapa bidang yang sudah dibagikan tugas dan sudah mulai menjalankannya. Jadi hari ini kebetulan dilakukan pembukaan di Jayapura, sehingga kita juga harus mulai bagi tugas,” katanya, Sabtu (2/10/2021).

Secara prosedur, semua relawan telah melalui registrasi ulang sekaligus penandatanganan pakta integritas. Penandatanganan pakta integritas ini gunanya agar para relawan menyatakan bersedia menjadi relawan. Bagi yang tidak menandatangani pakta integritas, dinyatakan mengundurkan diri.

“Relawan yang terakomodir hanya yang telah menandatangani pakta integritas. Yang tidak tandatangan berarti dinyatakan mengundurkan diri,” ujarnya.

Dijelaskan, meski sebenarnya ada 16 bidang, tapi ada tiga bidang yang berkaitan dengan profesi yaitu keamanan, kesehatan dan kebersihan lingkungan. Dalam hal ini untuk kesehatan pastinya ada petugas medis, keamanan ada kepolisian dan TNI, sedangkan kebersihan lingkungan itu tanggungjawab petugas kebersihan kota.

Ada juga bidang sarana dan prasarana (Sarpras) yang harusnya berkaitan dengan momen awal persiapan PON XX, sehingga ada kesulitan membagi pekerjaan untuk relawannya. Untuk relawan yang harusnya untuk Sarpras ini akan ditarik atau dibagi ke bidang-bidang lainnya yang masih membutuhkan.

“Semua sudah ditangani oleh masing-masing koordinator. Jadi koordinator juga yang tentukan pekerjaan mereka seperti apa termasuk pembagian shiftnya,” jelasnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar