Translate

Timika Expo Ditutup, Relawan Bidang Pemasaran PON XX Bersihkan Sampah di Lapangan Pasar Lama

Bagikan Bagikan

Relawan Bidang Pemasaran PON XX Papua Sub Mimika mengumpulkan sampah di Lapangan Pasar Lama (Foto:SAPA/Yosefina)

SAPA (TIMIKA) - Relawan Bidang Pemasaran PB PON XX Papua Sub Mimika membersihkan sampah-sampah di lapangan Pasar Lama yang dijadikan tempat pameran selama 9 hari, yakni sejak Rabu (6/10/2021) hingga Kamis (14/10/2021) dalam rangka memeriahkan PON XX Papua yang dikemas dalam event Timika Expo.

Sampah yang dihasikan dalam kegiatan itu berupa sampah plastik dan kayu-kayu bekas ini selama pameran berlangsung dikumpulkan setiap hari sekitar 30 sampai 40 kantong plastik besar atau ‘trash bag’, namun pada hari terakhir mencapai  80 ‘trash bag’.

“Jadi sampah-sampah ini diangkut oleh truk sampah dari DLH dan dibawa ke TPA Iwaka,” ujar Koordinator Bidang Pemasaran PB PON XX Papua Sub Mimika, Ida Wahyuni melalui Koordinator Lapangan, Aminudin, Jumat siang (15/10/2021) di Lapangan Pasar Lama Timika, Papua.

Pantauan Salam Papua tampak relawan bidang pemasaran mengumpulkan semua sampah dan memasukan dalam ‘trash bag’ yang sudah disiapkan kemudian dikumpulkan di beberapa titik untuk diangkut olek truk sampah.

Aminudin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung pelaksanaan Timika Expo dalam rangka memeriahkan PON XX Papua.

“Terimakasih untuk Pemda Mimika, PT. Freeprot Indonesia dan LPMAK yang telah mensponsori kegiatan ini. Terimakasih untuk semua pihak yang telah terlibat langsung maupun tidak langsung untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Aminudin. 

Dalam pameran pada Timika Expo itu diikuti sekitar 100 lebih penjual atau kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjual kerajinan tangan khas Papua, makanan-makanan olahan khas Papua, souvenir PON Papua dan berbagai jenis jualan lainnya.

“Dari berbagai jenis kerajinan tangan dan makanan yang dijual paling diminati itu noken,” kata Aminudin.

Turut membuka stand pameran dari PT. Freeport Indonesia dan LPMAK yang memamerkan hasil karya kelompok-kelompok binaan mereka.

Aminudin menambahkan selama sembilan hari itu pengunjung pameran sangat banyak dari pagi hingga malam.

“Kelompok UMKM banyak pembeli, pengunjung lebih banyak lagi dan hampir semua pengunjung yang datang membeli barang-barang yang dijual,” sebutnya. (YOSEFINA)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar