Translate

Guru TK dan SD di Mimika Ikut Workshop Cerita Rakyat, Hadirkan Tokoh Pendongeng Nasional

Bagikan Bagikan
Foto bersama peserta pembinaan perpustakaan khusus tingkat TK dan SD di Kabupaten Mimika tentang cerita rakyat (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika menggelar pembinaan terhadap guru-guru tingkat TK dan SD di Kabupaten Mimika melalui workshop cerita rakyat tahun 2021, di salah satu hotel di jalan Cenderawasih Timika, Kamis (25/11/2021).

Kegiatan ini turut menghadirkan tokoh pendongeng tingkat Nasional sekaligus juri lomba Bercerita tingkat Nasional, Khunduri, sebagai narasumber.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika, Jacob Toisuta menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut untuk memberikan bimbingan dan pemahaman kepada para pengajar di tingkat TK dan SD agar memahami betapa pentingnya memperkenalkan kebudayaan daerah khususnya budaya Papua melalui cerita rakyat kepada para siswa-siswi.

Juga untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kebudayaan daerah kepada siswa-siswi sebagai bukti rasa cinta kepada kultur budaya khususnya budaya lokal.

Jacob mengaku, dalam dua tahun terakhir lomba cerita rakyat tingkat pelajar tidak dilakukan lantaran pandemi Covid-19.

"Sebelumnya cerita rakyat selalu dilakukan tetapi dua tahun ini kita tidak lakukan. Mulai tahun depan cerita rakyat kita akan gelar kembali, dan ketika kita gelar lomba cerita rakyat, guru-guru mereka sudah ada gambaran. Makanya hari ini dilakukan pembinaan tentang workshop cerita rakyat dengan mendatangkan narasumber dari tokoh pendongeng Nasional sekaligus juri lomba Bercerita tingkat Nasional," ungkap Jacob.

Menurutnya, cerita rakyat sangat berpengaruh pada literasi budaya baca anak termasuk meningkatkan pengetahuan anak terhadap kebudayaan.

"Cerita rakyat dapat membentuk karakter anak dan mentalnya juga dibentuk termasuk rasa percaya dirinya," tambahnya.

Ke depan Dinas Perpustakaan akan bekerjasama dengan pihak Distrik untuk juga mengadakan lomba cerita rakyat di tingkat distrik.

"Selama ini mereka yang di wilayah pedalaman belum  pernah mengikuti lomba cerita rakyat. Oleh karena itu kita akan bekerjasama dengan Distrik untuk mengadakan lomba cerita rakyat tingkat Distrik, sehingga mereka yang di pedalaman juga bisa dilatih untuk bagaimana bersaing dan berkembang, dengan begitu mental dan karakter mereka akan terlatih," ujarnya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendrite Tandiono mengatakan, pembinaan tersebut sebagai salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Mimika dalam rangka mengemban tanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang perpustakaan dengan memberikan bekal dan pengetahuan mengenai perpustakaan kepada tenaga pengajar tingkat TK dan SD untuk mendidik siswa-siswi lebih mengenal kebudayaan daerah Papua melalui cerita rakyat.

"Pentingnya kebudayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintahan, terutama dalam perkembangan daerah saat ini. Perpustakaan merupakan salah satu yang ikut membangun sumber daya manusia, karena perpustakaan merupakan jendela dunia, artinya perpustakaan atau tempat penyedia segudang ilmu pengetahuan berbagai koleksi buku yang dapat mencerdaskan kehidupan berbangsa," terangnya.

Hendrite yang membuka kegiatan tersebut berharap, melalui workshop cerita rakyat setiap pendidik dapat menerapkan dan mengimplementasikan cara siswa-siswi dalam membawa cerita rakyat yang baik dan benar. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar