Translate

Keterlibatan Perempuan Papua Dalam Program CSR Freeport Dinilai Masih Sangat Minim

Bagikan Bagikan
Michelle Kurisi (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Tokoh Perempuan Milenial Papua, Michelle Kurisi menilai keterlibatan Perempuan Papua dalam Program CSR PT. Freeport Indonesia (PTFI) masih sangat minim.

Perempuan Kelahiran Jayapura itu mengapresiasi program PTFI yang telah dijalankan untuk pelayanan dasar yakni kesehatan, pengembangan ekonomi, pendidikan dan infrastruktur.

Namun ia berharap program-program PTFI juga diperuntukkan bagi pengembangan perempuan Papua.

"Selama satu bulan saya berada di lingkungan kerja PTFI saya melihat sendiri banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk kemajuan perempuan asli Papua. Tetapi sampai saat ini program tersebut tidak banyak yang menyasar untuk pengembangan perempuan Papua khususnya," ujarnya kepada Salam Papua belum lama ini.

Menurut dia, banyak perempuan di lingkungan kerja perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan PTFI masih tertinggal, Pendidikan mereka masih di bawah rata-rata.

"Saya ingin memberikan masukan untuk menajemen Freeport khususnya bagi mereka yang bekerja untuk program CSR agar bisa membuat program yang berdampak langsung terhadap kehidupan perempuan di lingkungan kerja Freeport terutama perempuan asli Papua, seperti Pengembangan SDM, sekolah untuk menjadi cheff, barista atau ilmu untuk usaha UMKM, biar perempuan Papua bisa bersaing dengan dunia luar," ujar Perempuan kelahiran 28 Februari 1993 itu.

Dia menambahkan, pengembangan perempuan Papua tidak butuh biaya yang besar, hanya membutuhkan program yang tepat dan dikerjakan dengan hati. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar