pemerintah kabupaten mimika

Translate

Kisruh di Jayanti Timika, Puluhan Orang dan Sajam Diamankan Polisi

Bagikan Bagikan

Kasatreskrim Polres Mimika bersama anggotanya saat mengamankan Sajam dari petakan rumah usaha seorang warga (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Polisi terus memburu sejumlah warga yang diduga menjadi pelaku terjadinya kisruh di Jayanti Kelurahan Sempan, Timika, Papua, Sabtu (20/11/2021).

Adapun puluhan warga lainnya yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) telah diamankan anggota Polres Mimika.

Sementara itu, dari salah satu petakan tempat usaha milik seorang warga, Polisi mengamankan banyak Sajam berupa samurai, parang, busur dan anak panah. Beberapa orang yang berkumpul di tempat itu pun langsung dibubarkan.

Pantauan Salam Papua, hingga pukul 16.30 WIT aparat kepolisian masih melakukan pengejaran ke lorong-lorong bagian belakang Jayanti. Namun, pengejaran sedikit sulit  dikarenakan hampir semua lorong tembusan.

Penyisiran para terduga pelaku dipimpin Kabag Ops Polres Mimika, AKP Dionisius VDP Helan, SIK,SH, dan Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Harydika Eka Anwar.

Di setiap lorong, warga diimbau agar tidak membuat keributan yang bisa memperkeruh masalah.

Menurut Kabag Ops Polres Mimika, AKP Dionisius VDP Helan, SIK,SH, seluruh warga harus mendukung Kamtibmas menjelang Natal dan Tahun Baru di Timika.

AKP Dionisius mengatakan, kejadian ini merupakan bentrokan warga sesama suku. Untuk selanjutnya aparat keamanan akan tetap berjaga-jaga agar tidak terjadi bentrok susulan yang bisa mengusik ketenangan masyarakat umum.

Dia menambahkan, untuk latar belakang permasalahan sementara dalam tahap pengembangan. Yang jelas siapapun yang melakukan pelanggaran hukum akan ditindak sesuai hukum yang berlaku di NKRI.

"Kita sudah amankan beberapa orang yang membawa Sajam. Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Intel dan Kapolsek Miru semuanya masih di lapangan. Anggota kota akan kita tempatkan di TKP dan sekitarnya," katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar