Translate

Minum Miras 3 Hari 3 Malam, Dua Pria di Timika Meninggal Dunia

Bagikan Bagikan
Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Hatidyka Eka Anwar (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Diduga menenggak minuman keras (Miras) oplosan selama tiga hari tiga malam, dua pria berinisial JCF (24) dan AGR (29) meninggal dunia di RSUD, Sabtu malam lalu (30/10/2021).

Kasatreskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar mengatakan bahwa dua pria ini menghembuskan nafas terakhir hanya berselang waktu 15 menit.

"Awalnya kami terima Informasi dari RSUD Mimika bahwa ada seorang warga yang meninggal dunia berinisial JCF berdomisili di jalan Leo Mamiri. Keluarga korban tidak terima kematian korban sehingga diminta agar dilakukan visum luar. Namun, hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, yang mana dokter menyimpulkan bahwa ada penyakit bawaan korban. Selang 15 menit meninggalnya JCF, kemudian ada lagi warga lain yang datang ke RSUD membawa satu korban berinisial AGR yang berdomisili di belakang kantor Pengadilan Timika. Meski sempat dirawat di UGD, namun korban ini pun meninggal dunia," kata Iptu Bertu saat ditemui Salam Papua di Polres Mimika di mile 32, Selasa (2/11/2021).

Dengan kondisi seperti ini, anggota Satreskrim Polres Mimika menaruh curiga, sehingga dilakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata dua korban tersebut meninggal dunia usai pesta Miras selama tiga hari, mulai hari Kamis hingga malam Minggu saat merayakan ulang tahun temannya.

Selanjutnya hasil penyelidikan didapati tiga orang saksi berinisial E, R dan C. Tiga saksi menyampaikan bahwa dua korban mengonsumsi minuman jenis vodka yang dibawa seorang saksi berinisial C.

"Jadi kita cek di rumah C, kita temukan botol vodka kosong dan juga masih ada vodka sebanyak tiga karton. Ini kita masih dalami untuk mengetahui apakah saudara C menjual atau hanya untuk stok," jelasnya.

Untuk kasus ini, akan terus didalami agar mendapatkan keterangan yang pasti termasuk berkoordinasi bersama pihak laboratorium narkoba demi memastikan kandungan apa yang terdapat di minuman yang dikonsumsi dua korban. Selain itu, juga untuk memastikan campuran apa yang dipakai saat minum, dalam hal ini jangan sampai bukan vodka yang menyebabkan dua korban meninggal, tapi kemungkinan ada campuran lainnya.

"Informasi awalnya minuman itu didatangkan dari luar dan bukan dari Timika, tapi kita akan dalami terus," ujarnya.

Iptu Bertu menyampaikan bahwa intinya dua korban tersebut meninggal dunia akibat Miras. Sebab, penyelidikan telah dilakukan dan selanjutnya akan menyelidiki asal muasal Miras serta kandungannya apakah oplosan atau telah kadaluarsa.

"Belum bisa dipastikan itu Miras oplosan. Makanya kita koordinasikan juga bersama balai POM dan laboratorium narkotika," katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar