Translate

Peletakan Batu Pertama Vihara Bodhi Mandala, Wabup Jhon: Ini Vihara Pertama di Mimika

Bagikan Bagikan
Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama Caliadi dan Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob bersama stakeholder lainnya saat meletakkan batu pertama pada pembangunan Vihara Bodhi Mandala di jalan Irigasi Timika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Tempat Ibadah umat Budha (Vihara) di Kabupaten Mimika mulai dibangun.

Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Vihara Bodhi Mandala di jalan Irigasi Timika yang dilaksanakan pada Sabtu (6/11/2021) itu, dihadiri Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat (Dirjen Bimas) Budha Kementerian Agama RI, Caliadi, Kakanwil Kemenag Papua, Pdt. Amsal Youwe, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, serta turut hadir pula Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menyebutkan bahwa Vihara Bodhi Mandala merupakan Vihara pertama yang dibangun di Kabupaten Mimika.

Pemerintah Kabupaten akan memberikan bantuan untuk percepatan pembangunan Vihara sebagai tempat ibadah bagi umat Budha di Kabupaten Mimika.

Sementara itu Kakanwil Kemenag Papua Amsal Youwe mengungkapkan, saat ini jumlah umat Budha di Papua sebanyak 2.706 dan khusus di Kabupaten Mimika sekitar 200 jiwa.

Meksipun begitu, Amsal mengatakan, bantuan dari kementerian Agama kepada seluruh umat beragama di Nusantara dilakukan merata tidak memandang mayoritas maupun minoritas.

Di kesempatan yang sama, Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama, Caliadi mengapresiasi toleransi umat beragama di Mimika yang terjalin dengan sangat baik.

"Ini menjadikan Mimika sebagai miniaturnya Indonesia," ungkap Caliadi.

Mendukung pembangunan Vihara Bodhi Mandala, Kementerian Agama akan memberikan bantuan sehingga pembangunan dapat terealisasi secepatnya.

"Kemarin pemberian bantuan dari proposal (yang diajukan) ke kita di Kementerian agak telat, namun kementerian tetap memberikan bantuan secara bertahap sehingga pembangunan segera terealisasi," ujarnya.

Seperti diketahui, agama Budha di Kabupaten Mimika telah ada sejak zaman orde baru tepatnya tanggal 11 Maret 1995.

Sebagaimana dijelaskan ketua pembangunan Vihara Bodhi Mandala, Steven Tan, bahwa Umat Budha pertama kali menginjakkan kaki di tanah Amungme bumi Kamoro untuk menyukseskan program pemerintah dalam upaya pemerataan penduduk dengan mengikuti program transmigrasi.

Steven menjelaskan, Umat Budha yang pertama kali berada di Mimika berasal dari pulau Lombok dan Nusa Tenggara Barat sebanyak 20 kepala keluarga yang tersebar di sp6, sp7, sp5 dan sebagin kecil tersebar di sp3 yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi Jawa timur.

"10 tahun pertama umat Budha di Mimika belum memiliki tempat ibadah sehingga harus kembali ke kampung halaman pada saat hari raya. Tahun 2006 umat Budha di S6 dengan segala kemampuan yang ada membangun rumah ibadah sementara di kota Timika atas dorongan sahabat-sahabat sederma mendirikan rumah ibadah Cetya Metia Karuna di jalan Yossudarso dengan luas 36 meter persegi. Seiring bertambahnya umat Budha di Mimika, perlu ada pembangunan Vihara yang bisa menampung lebih banyak umat Budha di Mimika untuk Berdoa," terang Steven.

Vihara Bodhi Mandala dibangun di lahan seluas 9.584 meter persegi, dengan ukuran induk bangunan 12x25 meter persegi dan luas bangunan 300 meter persegi. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar