Translate

Tidak Ada Pengawasan Barang Expired di Pedalaman Mimika, Kadisperindag: Tidak Ada Anggaran

Bagikan Bagikan
Petrus Pali Ambaa.(Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa mengaku selama ini tidak ada pengawasan barang kadaluarsa (Expired ) di daerah pedalaman.

Petrus mengatakan selama ini penertiban barang expired hanya dilakukan di wilayah perkotaan. Namun ini akan menjadi perhatian Disperindag Mimika ke depannya.

"Kita belum lakukan pengawasan di sana, karena kalau mau turun ke pedalaman kita terkendala anggaran. Mau jangkau ke sana butuh transportasi laut dan itu jelas kita butuh anggaran," terang Petrus saat ditemui di salah satu hotel di Timika, pada Selasa (16/11/2021).

Mantan Sekretaris Dinas PUPR Mimika itu mengungkapkan, sering ada laporan dari masyarakat bahwa ada barang expired di daerah pedalaman.

"Pengawasan di sana memang penting sekali. Banyak barang yang dibawa ke pedalaman kita tidak tahu apakah itu sudah expired atau belum, makanya itu menjadi perhatian kita di Disperindag," ungkapnya.

Ia berharap tugas ini juga bisa menjadi perhatian kepala Distrik dan kepala kampung untuk mengawasi barang-barang yang masuk serta memastikan barang tersebut belum expired.

Dia menambahkan, dalam pekan ini Disperindag Kabupaten Mimika akan melakukan penertiban barang-barang expired di Timika. Penertiban ini di fokuskan di pasar, tempat perbelanjaan (toko) dan Distributor.

"Jika ditemukan ada barang expired kita langsung sita dan bakar di tempat," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar