Translate

Tiga Orang Pengedar Minuman Beralkohol Produksi Lokal di Timika Diamankan Polisi

Bagikan Bagikan
Milo yang dikemas dalam plastik yang berhasil diamankan Polisi (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Tiga orang tersangka penjual minuman beralkohol produksi lokal di Timika diamankan Polisi saat menggelar razia gabungan Polsek Mimika Baru (Miru) dan Polsek Mimika Timur (Miktim) pada 9 November 2021 lalu.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Boby Pratama mengatakan bahwa tiga orang ini diamankan dari hasil pengembangan di Polsek Miktim. Untuk di wilayah kota yang telah ada barang bukti (BB) ada empat tempat yakni di jalan baru dua tempat dengan satu orang pemilik, sedangkan di Nawaripi ada dua tempat dan di Budi Utomo ujung ada satu tempat.

“Untuk pelaku produksinya belum kita lakukan, tapi kita dapat informasi dari warga bahwa mereka belinya di wilayah Miru dan mabuknya di wilayah Miktim. Dari situ kita koordinasi bersama Polsek Miru untuk sama-sama amankan para pengedar yang ada di wilayah kota. Para pengedar ini menjual dalam jumlah yang besar, karena memiliki banyak kios. Dalam hal ini, untuk satu pengedar saja dijual di beberapa kios. Dari lima tempat itu ada empat yang pemiliknya satu orang,” kata Iptu Boby saat dihubungi via telepon, Kamis (11/11/2021).

Menurut dia, takaran minuman yang diamankan belum dapat dipastikan, akan tetapi yang diamankan sebanyak 10 kantong, tiga jerigen ukuran 20 liter, dan 20 baskom besar yang isinya tersisa setengah baskom.

Sedangkan Kapolsek Miru, AKP Oscar Fajar Rahadian menjelaskan bahwa razia gabungan ini sebagai upaya penindakan oleh Polsek Miru dan Polsek Miktim, karena berdasarkan hasil penyelidikan, produksi Milo ini adanya di wilayah Mimika Timur dan dijual di wilayah Miru.

“Ada tiga orang yang telah diamankan dan dua orang lainnya berstatus saksi,” jelas Oscar di Polsek Miru.

Berdasarkan petunjuk, penanganan kasus ini dilimpahkan dan ditangani Satnarkoba Polres Mimika.

“Ke depannya kita akan lebih tingkatkan lagi untuk mengungkap masyarakat yang menjual minuman alkohol produksi lokal tersebut,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar