Translate

BPJS Ketenagakerjaan Mimika Gandeng Kejaksaan Tuntaskan Piutang Perusahaan

Bagikan Bagikan
Rapat Monitoring dan Evaluasi Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan bersama Kejaksaan Negeri Mimika (Foto:SAPA/Jefri) 

SAPA (TIMIKA) - Kepala Cabang  BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry Boekan mengungkapkan potensi Piutang iuran kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Mimika di tahun 2021 sebesar Rp 2,3 Miliar.

Potensi Piutang tersebut dihasilkan 15 Perusahaan yang ada di Mimika.

"Perusahaan yang menunggak kita memberikan kelonggaran dengan cara cicil. Kalau cara soft tidak juga bisa ditempuh maka sesuai kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Mimika kami akan membuat surat kuasa khusus (SKK) untuk menyelesaikan masalah ini," ungkap Verry seusai melakukan rapat Monitoring dan Evaluasi Kerjasama BPJS ketenagakerjaan dan Kejaksaan Negeri Mimika, Rabu (15/12/2021).

Menurut Verry, SKK merupakan langkah terakhir ketika pendekatan persuasif tidak diindahkan.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Sutrisno M.U menyampaikan, pihaknya siap melakukan pendampingan kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk menyelesaikan piutang tersebut.

Sutrisno menjelaskan, ketika BPJS ketenagakerjaan memberikan surat kuasa khusus kepada Kejaksaan Negeri Mimika selanjutnya dengan surat kuasa itu Kejari akan menindaklanjuti.

"Tentunya kita menindaklanjutinya dengan melakukan pendekatan terlebih dahulu. Yang menunggak kita akan undang untuk melakukan mediasi dan mencari solusi untuk menyelesaikan atau membayar piutang tersebut. Ketika pendekatan secara persuasif tidak juga diindahkan, kita akan melakukan dengan cara lain sehingga mereka bisa patuh," terang Sutrisno.

Dia berharap perusahaan yang masih menunggak untuk segera menyelesaikan tunggakan tersebut, karena itu berdampak bagi tenaga kerja atau karyawan. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar