Translate

Hasil Audit Realisasi Dana Otsus Tahun 2020 di Mimika Ada Indikasi Kerugian Negara

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) – Sekitar 13 hari Tim Inspektorat Provinsi Papua melakukan audit terhadap realisasi dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dikelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika pada tahun 2020.

Pengawas Pemerintahan Inspektorat Provinsi Papua, Charles Situmorang mengungkapkan berdasarkan data awal besaran Dana Otsus yang ditransfer Provinsi Papua kepada Pemerintah Kabupaten Mimika sebesar Rp 31  Miliar di tahun 2020 dan hanya terealisasi Rp 7 Miliar.

Berdasarkan bukti register SP2D dari Rp 31 Miliar yang ditransfer hanya terealisasi Rp 23 Miliar dan sisanya yang menjadi Silpa sebesar Rp 7 Miliar.

"Setelah kami melakukan pencocokan dengan data yang ada di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika dan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ternyata dari Rp 31 Miliar yang ditransfer Provinsi realisasinya hanya Rp 23 Miliar," ungkap Charles kepada Salam Papua melalui sambungan Telepon.

Charles menjelaskan, yang membuat penyerapan dana Otsus terhambat adalah lambatnya penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari setiap OPD pengelola dana Otsus.

"Dana Otsus diberikan bertahap, dan biasanya untuk mendapatkan tahap selanjutnya, OPD bersangkutan harus membuat LPJ kegiatan terlebih dahulu pada kegiatan sebelumnya. Nah yang biasa terjadi pada saat membuat LPJ OPD selalu terlambat menyampaikan laporan tersebut makanya penyerapan dana Otsus ini tidak terealisasi semua dalam setahun," ungkapnya.

Charles juga menyampaikan dari hasil Audit Realisasi dana Otsus tahun 2020 di Kabupaten Mimika ada beberapa OPD yang mengelola dana Otsus, laporan pertanggungjawabannya diragukan.

"Sekitar 4 OPD yang kita ragukan laporan pertanggungjawabannya. Kita melihat ada indikasi kerugian Negara di situ dan kami sedang melakukan verifikasi," terangnya.

Laporan hasil pemeriksaan (LHP) tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Papua sebagai bahan evaluasi dan Pemkab Mimika untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: