Translate

Jelang Natal, Ribuan Liter Miras Bermerek dan Milo Dimusnahkan Polres Mimika

Bagikan Bagikan
Proses pemusnahan Miras oleh Satres Narkoba Polres Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Menjelang perayaan Natal 2021, Polres Mimika melalui Sat Resnarkoba memusnahkan ribuan liter minuman keras (Miras) bermerek dan minuman lokal (Milo) sebagai barang bukti hasil sitaan Polsek jajaran.

Ribuan liter Miras ini merupakan hasil sitaan Sat Resnarkoba dan Polsek jajaran Polres Mimika telah melakukan operasi penertiban peredaran minuman beralkohol yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Mimika dengan lokasi TKP yaitu di Pelabuhan Laut Poumako, Mapurujaya Timika, Bandara Moses Kilangin Timika, jalan Yos Sudarso Nawaripi Timika, Budi Utomo Timika, jalan Busiri Timika, Gorong-gorong Timika dan Kebun Sirih Timika.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu minuman beralkohol lokal atau Milo sebanyak 1.502,5 liter dengan jumlah masing-masing  825,3 liter minuman beralkohol jenis Sopi, 677,5 jenis tuak. Minuman beralkohol industri pabrik sebanyak 760 botol yakni 119 botol minuman beralkohol merk VODKA ICELAND, 144  botol minuman beralkohol merk VODKA, 312 botol minuman beralkohol merk ROBINSON WHISKY, 80 botol minuman beralkohol merk ANGGUR MERAH, 51 botol minuman beralkohol merk ANGGUR KOLESOM, 48 kaleng minuman beralkohol merk BIR ANKER serta 6 kaleng minuman beralkohol merk BIR GUINNESS.

Pantauan Salam Papua, bertempat di halaman kantor Polres Mimika di mile 32, Miras yang dikemas dalam botol digilas menggunakan alat berat. Sedangkan yang minuman lokal yang dikemas dalam jerigen ditumpahkan.

Wakapolres Mimika, Kompol Sarraju, SH mengatakan bahwa selain beberapa tempat tersebut di atas, Polres Mimika bersama Polsek jajaran akan terus berupaya untuk mengamankan peredaran ataupun produski minuman yang tentunya berdasarkan temuan atau informasi lapangan.

“Kalau memang ada tempat-tempat lain yang berdasarkan informasi merupakan tempat penjualan minuman tanpa izin, maka pasti akan kita lakukan penertiban,” katanya.

Penertiban perlu dilakukan guna menekan angka permasalahan Kamtibmas yang memang mendominasi terjadinya tindak pidana di Mimika.

“Kita tahu banyak kasus di Mimika selama ini yang sebelumnya pasti karena minuman beralkohol. Makanya kita harus lakukan penertiban,” ujarnya.

Dijelaskan, pelaku peredaran ribuan liter minuman beralkohol ini telah ada beberapa yang diproses hukum oleh Sat Resnarkoba sesuai pelanggaran yang dilakukan. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar