Translate

Oknum Mengaku Sebagai Tukang Ojek di Timika Bawa Kabur Uang Penumpangnya Rp 14 juta

Bagikan Bagikan
Yulius Magai saat melapor ke Polsek Miru (Foto:SAPA/Acik) 

SAPA (TIMIKA) – Julius Magai (35) menjadi korban kejahatan seorang pria yang mengaku sebagai pengemudi ojek di Timika, hingga uang miliknya senilai Rp 14 juta dicuri.

Julius saat mendatangi Polsek Mimika Baru (Miru), Sabtu (18/12/2021), menuturkan bahwa saat siang hari ia sementara berbelanja di pasar lama di jalan Bhayangkara Timika. Kemudian, seorang pria yang mengaku sebagai tukang ojek datang mendekatinya dan menawarkan jasa untuk mengantarkannya. Pria tersebut mengajaknya mencari makan dan Julius pun mau.

Tukang ojek tersebut menggoncengnya dari pasar lama menuju jalan Leo Mamiri, kompleks manado, jalan Samratulangi dan lanjut ke pasar sentral. Di sepanjang perjalanan, pria itu menawarkan Julius untuk membeli rokok dan air mineral.

Sebelum sampai ke pasar sentral, tukang ojek tersebut berhenti di depan sebuah warung bakso dan mengajak korban untuk makan bakso. Namun, pelaku sendiri tidak memesan bakso dengan alasan kenyang. 

Seperti terhipnotis, korbanpun menuruti permintaan pelaku yang menyuruh korban melepas noken miliknya dan diletakkan di atas kursi kosong. Selang beberapa detik kemudian, noken yang berisi uang Rp 14 juta tersebut hilang bersama tukang ojek tersebut.

“Dia bawa saya dari pasar lama. Kami berputar menuju Jalan Leo Mamiri, Kompleks Manado, Jalan Samratulangi, lalu katanya ke Pasar Sentral Timika. Sampai di Hasanuddin, dia ajak saya makan bakso tapi dia tidak mau makan. Pas saya serius makan bakso, dia langsung ambil noken saya dan kabur,” kata Julius dengan raut kesedihan.

Ia mengaku pelakunya dapat dipastikan merupakan warga pendatang. Meski tidak mengenal merk dan plat sepeda motor pelaku, tetapi menurut Julius, pelaku mengenakan jaket hitam, helm hitam dan motor warna hitam.

“Di noken itu bukan hanya uang, tapi ada juga dua HP merek Vivo,” ujarnya. 

Uang Rp 14 juta tersebut diberikan oleh saudaranya yang merupakan anggota DPRD di Puncak untuk biaya tiket pesawat ia bersama anaknya menuju ke Kabupaten Puncak. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar