Translate

Panglima TNI Ke Timika, Berikut yang Dilakukan dan Tanggapannya Atas Anggota yang Bawa Kabur Senjata

Bagikan Bagikan
Panglima TNI, Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Panglima TNI Jenderal TNI Muhammad Andika Perkasa mengaku bahwa kejadian oknum anggota TNI membawa kabur senjata bukan hanya terjadi di Papua, tetapi terjadi juga di daerah lainnya di Indonesia.

“Kejadian itu sebetulnya bukan saja terjadi di Papua, tapi juga terjadi di tempat-tempat lainnya. Itu benar terjadi. Kita tidak malu-malu mengakui hal itu,” kata Jenderal Andika saat melakukan kunjungan kerja ke Timika, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, alasan dari setiap oknum TNI yang membawa kabur senjata itu bermacam-macam.

Ada yang lantaran terlilit hutang yang banyak dan tidak bisa membayar, ada yang karena masalah wanita, dan banyak alasan lainnya. Demikian juga dengan adanya satu anggota Yonif di Wamena yang baru-baru ini kabur, belum bisa diketahui apa motivasinya.

Untuk menangani oknum anggota yang seperti itu, tentunya telah ada mekanisme, baik bagi anggota yang tidak hadir tanpa ijin maupun yang telah masuk disersi.

Khusus yang kabur dengan membawa senjata itu tentunya memberatkan mereka sendiri karena akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kesalahan-kesalahan seperti ini justru akan kita ungkap supaya orang juga tahu konsekuensinya apa. Kita akan lakukan sampai dengan penuntutan maksimal, karena kalau sudah membawa senjata, berarti dia bukan hanya berhubungan dengan kitab hukum pidana militer (KUHPM), tapi juga  UU nomor 8 tahun 1948. Dan ini memang konsekuensinya sangat berat. Jadi kita tidak pandang bulu siapapun itu, yang jelas kita akan proses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan hukum yang ada,” tegasnya.

Ia pun menjelaskan terkait kunjungannya saat ini ke Papua untuk bertemu dengan pimpinan satuan TNI yang melakukan pengamanan objek vital.

“Dalam hal ini, saya ingin tahu kondisinya dan apakah ada hal yang diperbaiki serta kesulitan-kesulitan dan hal lainnya. Untuk itu, sudah dilakukan pertemuan bersama pimpinan setiap kesatuan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga berkesempatan untuk bertemu Direksi PT Freeport Indonesia.

“Bersama direksi PT Freeport Indonesia juga tentunya menerima masukan terkait apa yang harus diperbaiki berkaitan semua hal yang ada hubungannya dengan tugas TNI dalam urusan pengamanan objek vital ini,” tuturnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar