Translate

Tuding Polisi Bagi-Bagi Petasan Hasil Razia, YI Minta Maaf Setelah Diciduk

Bagikan Bagikan

YI saat meminta maaf. (istimewa)

SAPA (TIMIKA)
– Di Timika, seorang pemuda berinisial YI diciduk  lantaran menuding polisi membagi-bagi petasan hasil razia kepada keluarga masing-masing. 

Tudingan tanpa bukti ini disampaikan YI  melalui kolom komentar salah satu media di Timika dengan akun facebooknya atas nama Ucil Meno. Dimana media online di Timika memberitakan bahwa  tanggal 7 Desember 2021, Polsek Mimika Baru (Miru) mengamankan ratusan petasan dan kembang api yang dijual tanpa izin. Selain ratusan petasan, polisi juga mengamankan empat pengecer dan menyegel satu toko yang merupakan agen penjualan petasan di Jalan Hasanuddin. 

“Sahh dong boleh, nanti bawah ke kantor sebagai barang bukti, nanti sampai di sana baku bagi dengan rekan-rekan buat bagi ke keluarga. Biasanya begitu jadi,” kata YI dalam komentarnya. 

Komentar ini sontak mendapat tanggapan pro dan kontra dari pengguna facebook lainnya. 

Belum beberapa lama berkomentar, anggota Polsek Miru langsung menciduk YI. 

Di hadapan polisi YI sempat mengaku bahwa akun facebooknya diretas  orang. Namun akhirnya iapun membuat pernyataan dan meminta maaf serta  mengakui perbuatannya. 

Ia mengaku menulis komentar tersebut tanpa tujuan tertentu untuk menjelekkan institusi kepolisian. 

Dijelaskan ia sangat menyesali dan berjanji tidak akan mengulanginya. 

“Saya menulis surat ini dengan sebenar-benarnya tanpa campur tangan pihak manapun. Saya YI dengan nama akun facebook Ucil Meno meminta maaf sebesar-besarnya kepada Polri khususnya Polres Mimika atas komentar saya di facebook. Apabila saya mengulangi lagi, maka siap menerima sanksi apapun sesuai UU RI,” ungkapnya. 

YI berharap agar seluruh warga Mimika menggunakan media sosial dengan baik. 

Kanit Reskrim Polsek Miru, Iptu Yusran menjelaskan bahwa YI tidak diamankan tetapi telah diberikan peringatan. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar