Translate

Kampung Amar Ditimpa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi, Baznas Timika Kirim Tim dan Bama

Bagikan Bagikan

Kondisi Kampung Amar Setelah Diterpa Angin Kencang dan Gelombang.(foto: Istimewa)


SAPA (TIMIKA)- Akibat ditimpa  angin kencang disertai gelombang tinggi beberapa rumah rusak dan sebagian masyarakat Kampung Amar, Distrik Amar, Kabupaten Mimika terpaksa mengungsi ke tempat kerabatnya.

Kepala Distrik Amar, Albert Tsolme mengungkapkan angin kencang disertai gelombang tinggi yang menimpa Kampung Amar terjadi pada dini hari  5 Januari lalu sekitar pukul 03:00 WIT.

Akibatnya 3 rumah milik masyarakat rusak dan 1 rumah tertimpa gapura distrik.

Kepala Badan Amil Zakat  Nasional (Baznas) Timika, Umar Habib kepada Salam Papua, Jumat (7/1/2022) mengatakan Baznas Timika yang menerima laporan adanya musibah tersebut langsung mengirim tim yang terdiri dari 6 orang ke lokasi untuk membantu warga sekaligus melakukan survei apa yang menjadi kebutuhan saat ini.

"Tim sudah turun Kamis malam, mereka nginap di Kokonao karena gelombang tinggi dan Jumat pagi ini tim sudah bergerak ke Amar. Tim membawa bahan makanan (Bama) untuk diberikan kepada masyarakat yang mengalami dampak, tim juga  melakukan survei apa saja yang dibutuhkan masyarakat setempat. Tim akan melakukan pendataan terlebih dahulu, berapa banyak rumah yang rusak, dan akan menginformasikan kepada kami untuk segera melakukan upaya. Kita juga sudah siapkan pakaian layak pakai untuk dibawa ke sana, kita juga akan menggalang dana untuk membantu saudara- saudara kita yang terkena musibah," kata Umar Habib melalui sambungan telepon.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika telah menyiapkan bahan makanan dan beberapa kebutuhan untuk membantu warga yang mengalami dampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika Yosias Lossu ketika dihubungi melalui telepon menyampaikan Pemkab Mimika telah mendapatkan laporan tersebut dan tim akan segera bergerak menuju lokasi.

"Bantuan sudah kita siapkan, namum kita harus koordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Distrik yang punya wilayah, sehingga ketahui pasti berapa banyak warga yang mengalami dampak dan kebutuhan saat ini apa, sehingga bantuan yang kita siapkan tepat sasaran, jangan sampai kita bawa bantuan tapi yang dibutuhkan bukan itu," kata Yosias. (Jefri Manehat)



Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar