Translate

Miras jadi Penyebab Utama Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Timika

Bagikan Bagikan

Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Mimika, Maria Rettob. (Foto-SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA)
- Minuma keras (Miras) menjadi penyebab utama kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Timika. 

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Mimika, Maria Rettob di Timika, Senin (24/1/2021). 

Hal ini disampaikannya karena  dalam awal tahun 2022 telah terkonfirmasi enam kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Dia menyebutkan, dari enam kasus tersebut didominasi kasus kekerasan terhadap anak. 

"Kasus kekerasan ini kami sudah terima sejak  9 Januari lalu. Penyebab utamanya Miras dan pelakunya juga merupakan orang- orang terdekat," kata Maria. 

Terhadap korban, pihaknya telah melakukan pendampingan dan memastikan korban tidak mengalami trauma berat. 

"Kita sudah melakukan pendampingan dari psikolog dan ahli hukum. Korban saat ini berada dirumah orangtua tapi kita dari dinas tetap melakukan pendampingan," ujarnya. 

Terkait Miras yang selalu menjadi pemicu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Mimika, Maria menambahkan semua tergantung kebijakan Kepala Daerah.  Namun menurutnya Miras tidak bisa disalahkan semua  kembali kepada pribadi setiap individu. 

"Kita juga tidak bisa salahkan siapapun, Miras ini sudah ada sejak lama. Kita mau larang juga tidak bisa, semua tergantung dari masing-masing pribadi, yang harus mengendalikan adalah diri sendiri," terangnya. (Jefri Manehat)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar