Translate

Tanggap Bencana Alam di Distrik Amar, Pemkab Mimika Serahkan Bantuan 3 Ton Beras

Bagikan Bagikan

Rumah warga yang rusak di Amar (FOTO: ISTIMEWA)


SAPA (TIMIKA) -  

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam di tiga kampung Distrik Amar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika akan menyerahkan bantuan berupa beras sebanyak 3 ton. 

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob melalui rilis yang diterima Salam Papua Jumat (7/1/2022) malam mengatakan, bahwa Pemkab sudah menerima laporan mengenai kerugian yang dialami oleh warga di Amar.

"Besok pasukan Tagana saya kirim untuk bawa beras 3 ton ke Atuka dan Amar, bantuan dari Kementrian Sosial bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Mimika," katanya. 

Dikatakan pula, bahwa dirinya telah memerintahkan kepada tim tanggap darurat milik Baznas Kabupaten Mimika, Relawan Mimika dan Tim Baguna PDIP, untuk menindaklanjuti pendataan kerugian yang dialami oleh warga, yang sudah dilakukan pihak kampung. 

"Puji Tuhan dari bencana ini tidak ada korban jiwa. Tapi kalau berbicara kerugian material, tim relawan kita sudah melakukan pendataan," katanya lagi. 

Ditambahkan, bahwa pihaknya tetap mencari solusi dalam membantu korban secepatnya.

"Pemkab Mimika tidak menganggarkan dana siap pakai untuk bencana baik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah maupun Dinas Sosial. Dari bencana ini menjadi pelajaran dan evaluasi bagi Pemkab Mimika untuk menganggarkan dana siap pakai setiap tahun. Kita tidak ingin bencana terjadi, tapi bencana bisa datang sewaktu waktu," imbuhnya. 

Data korban dan kerugian bencana akibat banjir rob disertai ombak besar di Distrik Amar Kabupaten Mimika.

1. Kampung Amar (160 KK/569 jiwa)

* 3 unit rumah hilang

* 30 jiwa mengungsi (16 dewasa, 3 bayi, 11 anak)

* 7 rumah rusak sedang

* 1 fiber hilang

* 1 unit gapura rusak berat

* 2 unit jembatan rusak berat 

 

2. Kampung Kawar (54 KK, 340 jiwa) 

* 6 perahu fiber rusak berat

* 3 jonson 15 PK rusak

* 4 rumah rusak sedang

* 1 unit gardu tenaga solar rusak berat (tidak berfungsi, baterai terendam)

* 1 unit jembatan rusak berat

* 2 toilet umum rusak berat 

 

3. Kampung Manuare (48 KK, 195 jiwa)

* 2 unit perahu fiber rusak berat

* 6 unit perahu fiber rusak sedang

* 1 jembatan rusak berat

* 4 buah sumur air tertimbun

* Jalan umum rusak 

Kebutuhan mendesak

1. Air mineral. (Sumber air sumur tercampur air laut)

2. Paket sembako

3  Pakaian layak pakai

4  Kebutuhan bayi dan Balita

5. Tenaga medis dan obat obatan

6. Seng (alat bangunan )

7. Alat penerangan / perbaikan gardu tenaga surya. (Yosefina)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar