Translate

Pelaku Curanmor dan Penadah di Timika Ditangkap Polisi

Bagikan Bagikan

AN dan SO pelaku Curanmor dan penadah di Timika. (Foto-Istimewa)

SAPA (TIMIKA)
- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika berhasil menangkap seorang pria pengangguran berinisial AN (18), dan seorang buruh bangunan bersinisial SO (41).

AN yang merupakan pelaku pencurian motor (Curanmor) dan SO merupakan penadah ditangkap di Jalan Budi Utomo Ujung pada 11 Februari 2022 sekira Pukul 08.00 WIT. 

Kasatreskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar mengatakan bahwa, penangkapan dilakukan dengan dasar tiga laporan polisi (LP) yaitu LP tertanggal 1 November 2021 dan LP  tanggal 7 Januari 2022 di Polsek Mimika Baru, serta LP tanggal 17 Oktober 2021 di Polsek Kuala Kencana. 

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 10 unit kendaraan motor berbagai merek dan rata-rata merupakan motor matic yaitu sebanyak  delapan unit,” kata Iptu Bertu di Timika, Kamis (17/2/2022). 

Motor-motor yang dicuri oleh AN dan ditadah oleh SO. (Foto-Istimewa)

Berdasarkan hasil interogasi, AN sendirian melakukan pencurian 10 motor. AN memanfaatkan situasi melihat motor-motor yang terparkir tanpa mengunci stang ataupun kunci motor tertinggal atau lupa dicabut. 

Kemudian, AN langsung mendorong motor yang menjadi targetnya tersebut. Rata-rata waktu operasinya sekitar Pukul 02.00 WIT. 

AN juga mengaku, menjual setiap motor hasil hasil curiannya ke penadah berinisial S (41) berprofesi sebagai buruh bangunan yang berdomisili di Jalan Pemuda, Kelurahan Kamoro Jaya, SP1. 

Setiap motor dijual AN ke S dengan harga rata-rata Rp1.500.000 hingga Rp 2.500.000 tergantung kondisi motor. 

Kemudian, selaku penadah, S menjual kembali motor-motor tersebut ke orang lain dengan alasan motornya sengaja digadai lantaran tidak punya uang. 

S menjual kembali dengan harga Rp3.000.000,Rp 4.500.000 dan Rp 5.000.000. Keuntungan dari hasil penjualan motor-motor itu dipergunakan S untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. 

AN dan S sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan pelanggaran pasal 362 KUHP Juncto 480. 

“AN ini merupakan pelaku tunggal. Sedangkan S bukan hanya beli motor dari AN saja, tapi ada kemungkinan juga menadah motor dari pelaku Curanmor lainnya dan sementara kami selidiki. AN jual motor hasil curiannya  sejak  April atau Mei tahun 2021. Penjualan sudah dilakukan sebanyak 10 kali,” ungkapnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar