Translate

Penjualan Miras, Perjudian Togel dan King di Timika Sama Sekali Tidak Memberi Manfaat

Bagikan Bagikan

Salah satu tempat penjualan Togel di Timika. (Foto-SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA)
- Penjualan minuman keras beralkohol, perjudian king dan toto gelap (Togel) yang marak dilakukan di Timika sama sekali tidak memberi manfaat untuk masyarakat dan daerah. 

Pasalnya selain merugikan masyarakat dalam berbagai hal seperti terjadi kekerasan dalam rumah tangga dan membuat sekelompok orang bermalas-malasan karena berharap mendapat penghasilan dari perjudian, sama sekali tidak memberi kontribusi untuk daerah. 

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Yulianus Amba Pabuntu di Timika, Senin (6/1/2022) mengatakan Miras, King dan Togel tersebut merupakan bisnis ilegal, sehingga tidak ada dasar hukum untuk ditarik pajak. Meskipun pengasilan yang didapat penjual Miras dan bandar dua jenis judi ini sangat besar. 

“Itu semua terlarang atau ilegal dan seharusnya dibubarkan, karena sangat meresahkan. Yang bisa kita tarik pajaknya itu adalah kegiatan yang mempunyai dasar hukum,” kata Yulianus. 

Menurutnya memang ada pungutan untuk Miras di beberapa tempat yang diijinkan,  namun itu hanya berupa rekomendasi untuk mendatangkan dan menjualnya. 

“Yang diberikan rekomendasi oleh Bupati itu hanya di Hotel 66 dan Pangan Sari Utama. Jadi  biaya rekomendasinya ke PAD, tapi perhitungannya saya tidak tahu dan itu tidak termasuk dalam pajak,” katanya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar