Translate

Warga Minta YPMAK Bangun Rumah Sakit di Tembagapura

Bagikan Bagikan

Martina Natkime. (Foto-SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA)
- Warga Kampung Banti I, Banti II, Opitawak dan Kampung Kimbeli, Distrik Tembagapura meminta Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) membangun rumah sakit di wilayah distrik tersebut, agar jika warga sakit tidak harus dibawa ke Mile 68 ataupun ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat di Timika. 

Tokoh Perempuan Distrik Tembagapura, Martina Natkime mengatakan memang saat ini ada tenaga kesehatan dari Pemkab Mimika yang melakukan pelayanan di wilayah tersebut, akan tetapi pelayanan tidak dilakukan setiap hari. 

Dengan demikian mengingat empat kampung tersebut ada dalam wilayah PT Freeport Indonesia (PTFI) maka pembangunan rumah sakit harus dilakukan PTFI melalui YPMAK. 

“Semua warga minta YPMAK yang bangun rumah sakit di sana, supaya tidak terlalu jauh dievakuasi saat ada yang sakit,” ujar Martina di Ruang Redaksi Salam Papua, di Jalan Elang, Timika, Papua, Selasa (8/2/2022). 

Ia menambahkan saat ini warga empat kampung tersebut hidup aman bersama TNI-Polri. 

Selain menjaga keamanan, TNI dan Polri juga membantu pelayanan lain bagi masyarakat. 

Jika ada warga yang sakit, TNI dan Polri selalu sigap membantu dengan kendaraaan yang disediakan PTFI untuk mengevakuasi orang sakit ke rumah sakit  di Mile 68 Tembagapura. 

Selama ini banyak ibu-ibu yang mau bersalin selalu ditolong aparat sehingga bisa mendapat perawatan di rumah sakit. 

“Untuk keamanan saat ini sangat luar biasa. Di sana ada TNI dan Brimob, boleh dibilang mereka tidur dan bangun bersama kami. Mereka selalu membantu kami dalam segala hal termasuk saat ada warga yang sakit mereka yang menjemput dan mengantar ke rumah sakit di Mile 68,” kata Martina. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar