Translate

Dewan Apresiasi Wabup Mimika Kembali Berkantor, Allo Rafra: Kita Bersyukur!

Bagikan Bagikan
Wabup Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mimika, Johanis Felix Helyanan memberi apresiasi saat diketahuinya bahwa Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Johannes Rettob, S.Sos,MM telah berkantor kembali di kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, jalan Cenderawasih SP3 Kuala Kencana, Timika, Papua.

Hal ini diungkap John Tie, begitu sapaan akrabnya, saat menghubungi jurnalis Salam Papua, Rabu (2/3/2022).

“Saya mendengar ada informasi bahwa hari ini (Rabu, 2/3/2022) Bapak Wakil Bupati Mimika sudah kembali masuk kantor (Puspem Kabupaten Mimika, Red) dan lakukan Sidak. Sebagai Wakil Ketua II DPRD, yang juga berada di partai yang sama (dengan Bapak Wabup) dan sekaligus sebagai pengurus partai tersebut, saya memberikan apresiasi atas langkah beliau yang telah berbesar hati dalam menjalankan tugas dan perannya selaku Kepala Daerah bersama Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,S.E,M.H,” kata John.

Dia berharap hal ini akan terus berlanjut dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Mimika yang semakin baik ke depan.

“Saya rasa pak Bupati dan pak Wakil Bupati tidak ada masalah apa-apa ya. Memang selama ini pak Wakil Bupati sering melakukan tugas-tugasnya sebagai Wakil Bupati. Tapi kalau sehari-hari beliau ada di kantor Puspem itu jauh lebih baik menurut saya. Dalam hal ini, saya berterima kasih, karena dengan hadirnya kembali pak Wakil Bupati di kantor Puspem tersebut dapat membantu dan mewakili tugas Bupati Mimika ketika seandainya tidak berada di tempat. Mudah-mudahan dengan berkantornya kembali pak Wakil Bupati ini, roda pemerintahan Kabupaten Mimika ke depan dapat berjalan semakin baik dan solid. Termasuk hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten Mimika dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika,” ujarnya.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari Athanasius Allo Rafra. Menurut Allo, tugas-tugas Wakil Bupati terikat dengan Undang-Undang dan harus berkantor untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan bersama Bupati.

“Kita bersyukur kalau beliau bisa masuk (kantor Puspem) kembali. Tugas-tugas beliau sebagai Wakil Bupati itu kan diatur dengan Undang-Undang, jadi saya pikir beliau harus selalu masuk (kantor setiap hari kerja),” ujar mantan karteker Bupati Mimika periode 2007-2008 ini.

Allo bahkan mengatakan bahwa PNS yang bekerja di Pemkab Mimika harus mematuhi perintah Wakil Bupati, sama halnya ketika mematuhi perintah Bupati Mimika, karena itu juga diatur dalam Undang-Undang, Bupati memiliki tugasnya sendiri dan Wakil Bupati pun memiliki tugasnya sendiri. PNS sebagai abdi negara, tidak boleh memilih-milih mematuhi yang satu dan tidak mematuhi yang lainnya.

“Sebagai abdi negara, Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di Pemkab Mimika harus mengikuti apa yang diperintahkan oleh Wakil Bupati, karena Bupati dan Wakil Bupati itu satu dan dipilih oleh masyarakat Mimika. Jadi kalau misalnya ada persoalan antara Bupati dan Wakil Bupati, itu urusan mereka berdua, dan bukan urusan pegawai,” tuturnya. (Jimmy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar