Translate

Kabel Bergelantungan Rendah Depan Pasar SP2 Timika Bikin Risih Warga

Bagikan Bagikan
Kabel-kabel yang bergelantungan sangat rendah
 depan gerbang Pasar SP2, Timika, Papua. (Foto: SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA)- Sejumlah kabel yang bergelantungan rendah depan pasar yang berada di Jalan Cendrawasih, SP2, Timika, Papua membuat risih warga yang yang keluar masuk ke dalam pasar tersebut.

Kabel-kabel itu juga menghambat akses kendaraan roda empat yang melintasi area itu.

“Tadi pagi kami masuk mau drop sayur ke dalam pasar, tapi terpaksa harus angkat kabel itu karena melintang sangat rendah. Yang jelas kalau kabel-kabel dipasang modelnya seperti ini akan merusak pemandangan  dan bikin risih,” ungkap Sabri salah satu warga kepada Salam Papua, Rabu (9/3/2022).

Hal serupa juga disampaikan beberapa warga lainnya. Menurut mereka, saat ini pemerintah telah menata jalan, trotoar dan taman sehingga Kota Timika nampak lebih indah. Namun keberadaan kabel-kabel seperti itu akan mengurangi keindahan kota

Pantauan wartawan media ini, kabel-kabel bergelantungan tersebut bukan hanya pada gerbang masuk akan tetapi  berada disepanjang pagar bagian depan pasar tersebut.

Menanggapi hal ini, Lurah Timika Jaya, Andreas Alua Mitoro mengaku bahwa dirinya akan segera menyampaikan kepada pihak PLN supaya secepatnya diperbaiki.

Dia mengatakan sudah melihat kondisi tersebut bahkan ada tiang kabel yang hampir rubuh.

“Memang benar kabel-kabel itu sangat rendah. Beberapa hari lalu saya sempat lihat ada satu tiang penyanggah yang sudah miring karena cornya tidak kuat,” ungkap Andreas.

Disebutkan, pihak yang harusnya bertanggungjawab atas kabel-kabel itu tidak bisa dipastikan dari PLN saja, karena ada juga beberapa perusahaan lain yang menempel instalasinya seperti TV kabel.

“Tapi saya akan koordinasikan bersama PLN, kalau memang itu merupakan kabel dari perusahaan lain maka saya akan cari tahu supaya perusahaan terkait harus perbaiki dan menata ulang,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar