Translate

Mabuk Miras, Pelajar SMA di Merauke Perkosa IRT

Bagikan Bagikan
 
Pelaku pemerkosaan IRT di Merauke dihadirkan
dalam gelar konferensi pers oleh pihak Polres Merauke. (Foto: Istimewa)
SAPA (MERAUKE)-Seorang remaja yang berstatus pelajar pada salah satu SMA di Merauke berinisial TFP (16)  ditangkap polisi, karena melakukan pemerkosaan kepada seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial NY (37) di Gang KPKN, Sepadem, Merauke.
 
IRT itu merupakan tetangga kos pelaku.
 
Dalam rilis yang diterima Salam Papua, Rabu (9/3/2021), Kepala kepolisian Resort (Kapolres) Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum didampingi Kasie Humas AKP Ariffin, S.Sos, Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim, Ipda Joko Juniar dan Penyidik PPA Sat Reskrim Polres Merauke menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pemerkosaan tersebut.
 
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, mengatakan pelaku melakukan aksi pemerkosaan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (Miras) beralkohol.
 
Pelaku juga membawa sebilah parang  untuk mengancam korban.
 
“Pelaku memiliki niat awal untuk mencuri namun saat melihat korban sedang tidur pelaku langsung memperkosa korban sembari mengancam korban dengan parang diletakan pada leher korban,“ ucap Kapolres.
 
Sementara itu KBO Sat Reskrim Polres Merauke, Ipda Joko Junior menambahkan dari kejadian yang terjadi Minggu (06/03/2022) sekira Pukul 01.00 WIT, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan pakaian tersangka juga sebilah parang yang digunakan oleh pelaku.
 
“Kita sudah amankan baju, celana dan pakaian dalam dari korban dan pelaku serta parang. Pada saat kejadian pemerkosaan suami korban sedang tidak berada dirumah, saat korban sudah diperkosa lalu suaminya kembali dan langsung membuat laporan polisi,” sebut Ipda Joko.
 
Atas tindak kriminal tersebut, pelaku dijerat hukuman pidana pemerkosaan pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun kurungan dan dijerat dengan pasal berlapis karena telah melakukan kekerasan, mengancam dan membawa alat tajam.

Sementara itu Kasie Humas Polres Merauke mengimbau  seluruh warga agar selalu waspada dan berhati-hat. “Jadilah Polisi bagi dirimu sendiri segera melaporkan suatu tindak pidana atau pelanggaran kepada pihak kepolisian setempat,” pesannya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar