Translate

PCR dan Tes Antigen Dihapus, Kuota Sekolah Tatap Muka di Timika Tetap 50 Persen

Bagikan Bagikan
Jenny Ohestina Usmani (Foto: Dokumen SAPA)
SAPA (TIMIKA) – Meskipun Pemerintah Kabupaten Mimika mengikuti ketentuan pemerintah pusat  menghapus pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) dan tes rapid antigen bagi pelaku perjalanan domestik, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika tetap berlakukan ketentuan kuota sekolah tatap muka 50 persen.
 
"Proses belajar mengajar di sekolah masih dengan ketentuan yang sama untuk kuota sekolah tatap muka tetal 50 persen," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jenny Ohestina Usmani melalui pesan WhatsApp, Sabtu (12/3/2021).
 
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan sebaiknya aktivitas belajar mengajar tetap pada kebijakan awal yakni kuota 50 persen tatap muka, sebab belum semua anak usia enam sampai 11 tahun dan 12 sampai 17 tahun menerima vaksin
 
Menurut pria lulusan Universitas Indonesia itu, dunia pendidikan perlu beradaptasi dengan situasi saat ini meskipun pemerintah telah memberikan kelonggaran.
“Dalam waktu dekat kami dari Dinas Kesehatan Mimika akan lakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan serta pihak sekolah, nanti membahas vaksinasi kami juga minta pertimbangan terkait pemberian vaksin difteri tenanus kepada anak,” sebutnya. (Jefri Manehat
)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar