Translate

Persoalan Tapal Batas Belum Tuntas, Satu Kampung di PT. PAL Masuk Daftar Wilayah Kabupaten Deiyai

Bagikan Bagikan
Foto ilustrasi masyarakat di wilayah PT. PAL (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Beberapa Kepala Kampung di Distrik Iwaka menyampaikan bahwa lantaran persoalan tapal batas antar Kabupaten belum kunjung tuntas, saat ini telah ada satu kampung di wilayah PT. PAL telah masuk dalam daftar sebagai wilayah Kabupaten Deiyai.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Distrik Iwaka, Wenslaus Mitoro. Menurut dia, yang disampaikan kepala kampung tersebut bukan sekedar informasi, tapi di wilayah PT. PAL itu telah ada balai kampung masyarakat dan perumahan yang dibangun oleh Kabupaten Deiyai.

“Informasi itu benar. Sekarang di sana ada balai kampungnya, ada masyarakatnya dan ada perumahan  yang dibangun oleh Kabupaten Deiyai,” ujarnya usai pelaksanaan Musrenbang Distrik Iwaka, Kamis (10/3/2022).

Wenslaus mengaku bahwa saat Sekda Mimika, Michael Gomar menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, telah bersama-sama ke wilayah PT. PAL dan menyaksikan adanya pencaplokan wilayah tersebut.

“Persoalan tapal batas itu sudah sejak lama, namun sampai detik ini belum ada penyelesaian. Hal ini karena terkendala dengan adanya pandemi covid-19, sehingga sebagian besar APBD Mimika digunakan untuk penanggaulangan covid-19,” ungkapnya.

Menurut dia, warga Distrik Iwaka yang ada di wilayah PT PAL sangat banyak, karena itu pelayanan juga harus dilakukan agar masyarakat bisa dilayani dengan baik dari sisi sandang, pangan maupun papan.

“Kita harus akui bahwa untuk saat ini pelayanan kita memang sangat terbatas, tapi masyarakat juga harus pahami, itu semua karena adanya pendemi covid-19. Mudah-mudahan ke depannya pelayanan pemerintah kepada masyarakat bisa lebih baik,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar