Translate

Siklus Kekerasan di Papua Makin Menonjol jadi Sorotan Dunia

Bagikan Bagikan
Jenazah korban pembantaian oleh kelompok kriminal bersenjata
di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak
saat tiba di Bandara Internasional Mozes Kilangin Timika
dan dibawa ke RSUD Mimika.
(FOTO: ISTIMEWA)
SAPA (TIMIKA) - Siklus kekerasan di Papua akhir-akhir ini semakin menonjol yang berujung pada pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sehingga menjadi sorotan dunia.

Hal ini disampaikan Ketua Komite II DPD RI, Yorrys Raweyai di Timika, Jumat (11/3/2022).
 
Ia mengatakan banyak melakukan diskusi bersama Kapolda Papua, pihak TNI, Komnas HAM, MRP dan DPRP terkait kekerasan yang terjadi belakangan ini.
 
“Kekerasan yang menonjol akhir-akhir ini berujung pada pelanggaran HAM dan menjadi sorotan dunia, k
arena masalah Papua menjadi masalah dunia dan sangat sensitif," ungkap Yorrys.

Menurutnya, perlu profesionalisme dalam melihat segala persoalan yang ada secara komprehensif sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara terkait pernyataan sebagian orang bahwa aparat keamanan terus dikirim ke Papua, Yorrys menegaskan bahwa hal tersebut tidak terjadi demikian.
"Kita jangan menilai ada pengiriman pasukan terus menerus, ini adalah rotasi rutinitas. Setiap penugasan itu selama delapan bulan sampai satu tahun dan selalu dilakukan rotasi. Tentunya ini ada pergantian ada yang datang ada yang pulang, jangan kita hanya melihat dari yang datang saja tapi yang pulang kita tidak lihat," ujarnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar