Translate

Sopir Truk Diingatkan Berhenti Ambil Material Galian C di Sekitar Kota Timika

Bagikan Bagikan

Sejumlah Personel Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika berjaga di sekitar lokasi galian C di Jalan Cendrawasih, SP2, Timika. 
(Foto: SAPA/ Jefri)
SAPA (TIMIKA) - Sejumlah Personel Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika turun kesejumlah lokasi galian C untuk memberi peringatan kepada sopir-sopir truk, agar berhenti mengambil material galian C di sekitar Kota Timika.

"Hari ini tim turun ke lokasi galian C di sekitar Kota Timika untuk beri peringatan kepada sopir-sopir truk agar berhenti mengambil material di lokasi yang sudah dilarang," kata Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika, Richard K. Rymbarar saat ditemui di lokasi galian C, Jalan Cendrawasih, SP2, Timika, Jumat (11/3/2022).

Ia mengatakan saat ini masih dilakukan pendekatan secara persuasif, namun Senin mendatang jika masih ada aktivitas di lokasi galian C yang tidak diizinkan maka tim tidak lagi menggunakan pendekatan persuasif.

"Kita perlu ingatkan terlebih dahulu karena mereka juga sama seperti kita mencari makan, tapi setelah diingatkan masih saja melanggar maka penanganannya tidak lagi menggunakan pendekatan persuasif," tegas Richard.

Berdasarkan pantauan Salam Papua sejumlah Personel Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika menjaga tiga lokasi galian C di sekitar Kota Timika, yakni galian C di belakang Keuskupan Timika, di belakang Kantor Bappeda Mimika dan lokasi galian C di Jembatan Waker, Jalan Hasanuddin.

Untuk diketahui Bupati Mimika telah mengeluarkan Instruksi nomor 5 Tahun 2021 tentang larangan melakukan penggalian material mineral bukan logam dan batuan (galian C) di Kabupaten Mimika. 

Instruksi tersebut berdasarkan Peraturan Daerah Mimika nomor 15 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mimika yang menetapkan kawasan peruntukan pembangunan kawasan untuk pertambangan galian C hanya di Kali Iwaka. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar