Translate

Syarat Antigen dan PCR Bagi Pelaku Perjalanan Dihapus, Reynold Ubra: Mimika Ikut Kebijakan Pemerintah Pusat

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Pemerintah Pusat telah menghapus syarat tes Covid-19 yakni antigen dan PCR bagi pelaku perjalanan domestik, baik melalui jalur darat, laut dan udara.

Hal ini diputuskan dalam Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo, Senin (7/3/2022).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ketentuan baru ini berlaku bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

"Pelaku perjalanan domestik dengan transportasi darat, laut, maupun udara yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua dan lengkap sudah tidak perlu menunjukkan bukti antigen maupun PCR negatif.  Ketentuan ini akan dituangkan dalam peraturan kementerian dan lembaga yang bakal terbit dalam waktu dekat. Selain itu, pemerintah akan membebaskan kewajiban karantina pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN yang masuk ke Bali. Syaratnya, PPLN sudah mendapatkan vaksin dosis kedua atau dosis penguat (booster). Meski demikian, PPLN harus menunjukkan bukti pemesanan kamar hotel selama delapan hari bagi warga negara asing atau kartu domisili bagi warga negara Indonesia.," kata Luhut dalam jumpa pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/3/2022).

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika akan mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat tersebut.

"Pada prinsipnya Dinas Kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Perhubungan dan UPBU di Mimika serta UPP Poumako akan mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat tersebut," kata Reynold kepada Salam Papua melalui pesan WhatsApp, Senin malam (7/3/2022).

Di samping itu, Rey, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa trend kasus Covid-19 di Kabupaten Mimika terus mengalami penurunan. Berdasarkan data, kasus aktif Covid-19 saat ini tersisa 339 pertanggal 6 Maret 2022.

“Sedangkan dari 75 spesimen yang diperiksa hanya 10 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya. (Jimmy/Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar